Teriakkan Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Mahasiswa Banjarmasin Serbu Pertamina Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya Sempat Mangkir, Aziz Akhirnya Penuhi Panggilan KPU Kalsel Gejolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pimpinan DPRD Banjarmasin Angkat Bicara Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil

26 Terduga Teroris Tiba di Soetta, 19 di Antaranya Anggota FPI

- Apahabar.com Kamis, 4 Februari 2021 - 16:46 WIB

26 Terduga Teroris Tiba di Soetta, 19 di Antaranya Anggota FPI

Terduga teroris dari Makassar dan Gorontalo tiba di Bandara Soeta. Foto-Okezone.com/Isty Maulida

apahabar.com, TANGERANG – Sebanyak 26 terduga teroris asal Makassar, Sulsel, tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kamis (4/2), 3 di antaranya perempuan.

Para teroris tersebut tiba di Bandara Seotta sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan pesawat Lion Air JT-3891. Sebanyak 19 orang dari total yang diberangkatkan ke Jakarta ada anggota Front Pembela Islam (FPI).

Karo Penmas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, bahwa para teroris tersebut merupakan hasil dari operasi Densus 88 Antiteror pada Rabu (6/1/2021) lalu.

Sebanyak 19 teroris ditangkap di Kota Makassar, sementara 7 tersangka diamankan di Gorontalo.

“Hari ini Densus 88 memindahkan 26 teroris dari Sulawesi, 3 di antaranya perempuan. 7 teroris diamankan di Gorontalo dan 19 lainnya di Makassar,” ujar Rusdi di Bandara Soeta seperti dilansir dari Okezone.com.

Para teroris ini merupakan anggota dari Jamaah Ansor Daulah (JAD) yang terafiliasi dengan ISIS. Mereka mendapatkan pelatihan bela diri dan juga menembak dengan senapan api.

Tak hanya itu, mereka juga mendapat pelatihan merakit bom yang akan digunakan untuk misi bunuh diri.

“Kelompok ini masuk dalam Jamaah Ansor Daulah (JAD) yang terafiliasi dengan ISIS. Mereka mempersiapkan diri dengan pelatihan fisik, beladiri, memanah, melempar pisau, dan menembak dengan senapan angin,” ujar Rusdi.

Dari ke 26 teroris yang diamankan, dua teroris dinyatakan meninggal saat operasi berlangsung karena melakukan perlawanan. Jenazah keduanya langsung dimakamkan di Makasar.

“Dua teroris yang meninggal, dimakamkan di Makassar,” ucap Rusdi.

Ke-19 terduga teroris yang ditangkap di wilayah Makassar, lanjut Rusdi, merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI) dan semuanya terlibat dalam jaringan teroris ISIS.

“Dari 19 orang yang diamankan di Makassar, semua terlibat kegiatan rutin FPI. Ke-19 orang ini berafiliasi kepada ISIS. Mereka berencana melakukan kegiatan-kegiatan teror,” tukasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Presiden Lantik Belasan Anggota Konsil Kedokteran Indonesia
apahabar.com

Nasional

Sekjen JMSI Lepas Jabatan Ketua Dewan Kehormatan PWI Gorontalo
apahabar.com

Nasional

Maklumat Kapolri Dicabut, Kegiatan Massal Boleh di Zona Tertentu
apahabar.com

Nasional

Debat Capres Kedua, Jokowi: Konektivitas Itu Penting
apahabar.com

Nasional

Seorang Wisatawan Hongkong di Raja Ampat Diduga Terinfeksi Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Waspadai Hujan Lebat dan Angin kencang di Lampung
apahabar.com

Nasional

Pendiri Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri Depok Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Laode M Syarif: Perubahan UU KPK Upaya Pelemahan Secara Diam-diam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com