BMKG: Kalsel Berpotensi Hujan Berpetir Teror Perampasan Motor di Banjarmasin, Pelaku Ternyata Oknum Polisi! Sentuh Ratusan Juta, Perputaran Uang di Festival Pasar Terapung 2022 Norman Marciano Apresiasi Priska Medelyn Usai Juara Tunggal dan Ganda W15K Monastir Di Tengah Situasi Krisis Global, FAO dan IRRI Puji Ketangguhan Sektor Pertanian Indonesia
agustus

632 Bencana Landa Indonesia Dua Bulan Terakhir, Didominasi Banjir

- Apahabar.com     Sabtu, 27 Februari 2021 - 07:18 WITA

632 Bencana Landa Indonesia Dua Bulan Terakhir, Didominasi Banjir

Banjir yang terjadi di Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Bencana terjadi di Indonesia pada tahun 2021 ini sebanyak 632 kejadian, didominasi banjir.

Adapun data soal bencana itu bisa dilihat langsung di Twitter resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, @BNPB_Indonesia, sejak 1 Januari 2021 hingga 26 Februari 2021 ini hingga pukul 15.00 WIB, jumlah kejadian bencana sebanyak 623 kejadian.

Kejadian bencana alam mendominasi adalah bencana banjir, diikuti puting beliung, dan tanah longsor.

Adapun jumlah kejadian berdasarkan jenisnya berupa gempa bumi 11 kejadian, Karhutla 52 kejadian, Kekeringan 1 kejadian, Banjir 296 kejadian, Tanah Longsor 123 kejadian, Puting Beliung 129 kejadian, dan Gelombang Pasar dan Abrasi 11 kejadian.

Bencana alam menimbulkan terdampak dan mengungsi sebanyak 3.398.132 jiwa, sedangkan sebanyak 265 jiwa meninggal dunia, 11 hilang, dan 12.125 jiwa luka-luka. Selain bencana alam, pada tanggal 13 April 2020 pemerintah menetapkan penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional non alam.

Sedangkan dampak kerusakan bencana tersebut membuat total 52.684 rumah rusak dengan rincian 4.754 rumah rusak berat, 5.646 rumah rusak sedang, dan 42.284 rumah rusak ringan. Lalu, fasilitas rusak sebanyak 1.674 dengan rincian 853 fasilitas pendidikan rusak, 640 fasilitas peribadatan rusak, dan 181 fasilitas kesehatan rusak, 285 kantor rusak, dan 87 jembatan rusak

Dikutip dari Okezone, berdasarkan data tersebut, tampak sebaran kejadian bencana alam sejak tanggal 1 Januari – 26 Februari 2021 terbagi menjadi 3 zona, zona hijau dengan jumlah kejadian kurang dari 50 kejadian, zona oranye dengan jumlah kejadian di kisaran 50-150 kejadian, dan zona merah dengan jumlah kejadian lebih dari 150 kejadian.

Pada zona hijau, hampir di sejumlah wilayah Indonesia terjadi, seperti Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Papua, NTB, Jakarta, dan Banten. Lalu, zona oranye dengan jumlah kejadian di kisaran 50-150 terjadi di Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Terakhir, zona merah dengan jumlah kejadian lebih dari 150 ada di Jawa Barat.

 

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

BMKG Ungkap Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon

Nasional

Jokowi Minta Dikritik, SBY dan JK Turun Gunung
apahabar.com

Nasional

Penelitian Terbaru, Virus Corona Menyebar Lebih Cepat dari Prediksi WHO
apahabar.com

Nasional

Mudik 2019, Waspada Jalur Rawan Longsor Kalsel-Kaltim
Elpiji

Nasional

Besok Pilkada, Bagaimana Stok BBM dan Elpiji?
apahabar.com

Nasional

Syarief Hasan: Pesantren Potret Nyata Kebhinnekaan Indonesia
apahabar.com

Nasional

Disergap Timsus di Kotabaru, Simak Sepak Terjang Buronan Korupsi Kejagung RI
PPKM

Nasional

Senada dengan Presiden Jokowi, Wagub DKI Sebut PPKM Tidak Efektif Tekan Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com