Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen! Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya Ketika Presiden Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing

8 Bulan Jadi Buronan John Lee CS, Pria Asal HST Akhirnya Tertangkap di Pandawan

- Apahabar.com Jumat, 19 Februari 2021 - 14:05 WIB

8 Bulan Jadi Buronan John Lee CS, Pria Asal HST Akhirnya Tertangkap di Pandawan

Kasat Res Narkoba, AKP Lamris menunjukkan barang bukti dari buronan John Lee CS, Jumat (19/2)./Foto-apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Selama 8 bulan, M Erfani alias Fani Jon (41) menjadi buronan John Lee CS, Tim Opsnal Satres Narkoba Polre Hulu Sungai Tengah (HST).

Lelaki berdomisili di Kelurahan Barabai Darat RT 6 ini tak berkutik ketika didapati John Lee CS tengah menghadapi sepaket sabu pada sebuah rumah di Desa Mahang RT 3, Rabu (13/2) silam.

Kasat Resnarkoba Polres HST, AKP Lamris Manurung menjelaskan, pada Juni 2020 lalu, pihaknya melakukan pengungkapan peredaran narkoba di Barabai Darat.

Cuma Seremonial, Walhi-SPI Kritik Kunjungan Presiden Jokowi ke Kalsel

“Pada saat kita (John Lee CS) datang yang bersangkutan telah meninggalkan rumahnya di Barabai Darat tadi. Yang ada hanya anak istrinya,” kata Lamris kepada apahabar.com, Jumat (19/2).

Kendati demikian, John Lee CS tetap melakukan penggeledahan di rumahnya di RT 6 tadi. Hasilnya ditemukan 10 paket sabu seberat 2,23 gram dalam lemari kamar Fani.

John Lee CS pun melakukan penelusuran dan pengejaran ke luar kota bahkan sampai ke provinsi tetangga. Namun tak didapati jejaknya.

“Kita lakukan pemeriksaan dan akhirnya kita sepakat untuk menjadikan Fani DPO untuk mempertanggungjawabkan barang haram itu,” papar Lamris.

Setelah 8 bulan berlalu, tepatnya sejak 18 Juni 2020 hingga Februari 2021 ini, jejek Fani mulai terendus John Lee CS.

“Kita dapat informasi, Fani ini berada di HST. Langsung saja kita bergerak menuju sasaran pada 13 Februari,” kata Lamris.

Informasi itu benar, dia didapati di rumah salah satu warga di Mahang RT 3 Kecamatan Pandawan. Di sana John Lee CS terang-terangan mendapati Fani dengan sepaket sabu sekitar pukul 15.00.

“Yang bersangkutan saat itu duduk di lantai rumah. Di hadapannya ada paket sabu dengan berat 0,23 gram,” terang Lamris.

Dari hasil pengungkapan kasus John Lee CS terhadap Fani, total ada 11 paket sabu seberat 2,46 gram yang berhasil diamankan.

Atas perbuatannya itu, Fani dijerat Pasal 114 Ayat 1 Sub Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang RI Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia juga dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 dalam kasusnya yang kedua.

Saat ini yang bersangkutan telah diamankan di ruang tahanan Makopolres HST.

“Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 sampai 15 tahun,” tutup Lamris.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

HST

Pemkab HST Peduli, Wabup Berry Turun Tangan Sosialisasikan Pencegahan Covid-19
apahabar.com

HST

Kasus Covid-19 Melonjak di HST, Kemenkes RI Turunkan Tim ke Lapangan
Bupati Chairansyah

HST

IDM di HST Naik, Chairansyah: Terus Upayakan Kemajuan dan Kemandiran Desa
Sampah

HST

Sampah Masih Menumpuk di Barabai, Giliran Anwaha Turun ke Jalan
Tengkorak Tergantung

HST

Misteri Mayat di Pohon Ramania HST, Polisi Temukan 2 Identitas Berbeda

HST

Pimpin Rakor Perdana, Wabup HST Ingatkan Arahan Pemulihan Pascabanjir

HST

Pascabanjir, Penyeberangan Darurat Lanting Berkatrol Mudahkan Warga Waki HST
apahabar.com

HST

Warga Masih Hobi BAB di Sungai, Prajurit Kodim Barabai Turun Tangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com