Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19 Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup!

Anggaran PEN 2021 Naik, Segini Besarannya

- Apahabar.com Minggu, 7 Februari 2021 - 12:34 WIB

Anggaran PEN 2021 Naik, Segini Besarannya

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 naik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, alokasi PEN semula Rp619 triliun kini menjadi Rp627,9 triliun.

Sri Mulyani mengatakan, penambahan alokasi anggaran PEN sengaja dilakukan pemerintah untuk menahan tekanan pandemi virus corona penyebab Covid-19 di bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi.

“Kami terus memperbaiki dan menjaga masyarakat dan memulihkan ekonomi dengan APBN 2021,” ungkap Menkeu yang akrab disapa Ani ini, kutip CNN Indonesia.

Penambahan alokasi PEN 2021 sementara ini sudah termasuk usulan tambahan dari sisa pagu PEN 2020 yang belum terpakai. Namun, tidak termasuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SiLPA).

Berikut rincian anggaran PEN 2021 terbaru.

1. Kesehatan

Alokasi anggaran akan mencapai Rp133,07 triliun. Angka ini naik dari realisasi PEN 2020 sebesar Rp63,51 triliun.
Dana ini dialokasikan untuk pengadaan dan operasional vaksin Covid-19, sarana dan prasarana serta alat kesehatan, biaya klaim perawatan, insentif tenaga kesehatan dan santunan kematian, serta untuk bantuan iuran BPJS Kesehatan untuk PBPU/BP.
Lalu, untuk peningkatan untuk Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sektor kesehatan, serta insentif perpajakan kesehatan, termasuk pemberian insentif bebas pajak penghasilan (PPh) dan bea masuk untuk pembelian vaksin.

2. Perlindungan Sosial

Alokasi anggaran program ini akan mencapai Rp148,66 triliun, namun pagunya masih kalah dibanding PEN 2020 mencapai Rp220,39 triliun.

Anggaran akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana sejumlah bantuan sosial (bansos), mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Bansos Tunai 10 Juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Subsidi Kuota Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), hingga diskon listrik.

3. Dukungan UMKM dan Koperasi

Alokasi anggaran tahun ini akan tembus Rp157,57 triliun, meski tak sebesar tahun lalu mencapai Rp173,17 triliun. Pagu akan dialirkan ke subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan non-KUR, penjaminan loss limit UMKM dan korporasi, dan IJP UMKM dan koperasi.

Kemudian, untuk pembebasan rekmin dan biaya abonemen listrik, pembiayaan PEN lainnya, penempatan dana dan cadangan, hingga Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN yang menjalankan penugasan, seperti Hutama Karya, ITDC, Pelindo III, hingga Kawasan Industri Wijayakusuma.

4. Insentif Usaha dan Pajak

Alokasi untuk insentif usaha dan pajak sebesar Rp47,27 triliun, susut dari sebelumnya Rp56,12 triliun pada PEN 2020. Pagu yang disiapkan akan mengalir ke pungutan PPh Pasal 21 yang ditanggung pemerintah, serta pembebasan PPh Pasal 22 impor.

Selanjutnya untuk pengembalian pendahuluan PPN atau restitusi, PPh final UMKM yang ditanggung pemerintah, pengurangan angsuran PPh Pasal 25, penurunan tarif PPh badan, PPN tidak dipungut di kawasan berikat/KITE, hingga insentif bea masuk.

5. Program Prioritas

Alokasi pagu untuk program ini meningkat dua kali lipat dari Rp66,59 triliun pada PEN 2020 menjadi Rp141,36 triliun pada tahun ini. Dana dialokasikan untuk dukungan pariwisata, ketahanan pangan (food estate), pengembangan ICT, pinjaman ke daerah dan subsidi pinjaman daerah, padat karya seluruh kementerian/lembaga, kawasan industri, hingga program prioritas lainnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Alasan Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
apahabar.com

Nasional

Omnibus Law Diprediksi Buat Sektor Teknologi Berkembang
apahabar.com

Nasional

MK Putuskan Suket jadi Syarat untuk Nyoblos
apahabar.com

Nasional

Pilkada Kalsel 2020, M Nuh Ingatkan Pers Tetap Jaga Fungsinya
apahabar.com

Nasional

Indonesia-Bahrain Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Serda Jhoni Diduga dalam Pengaruh Alkohol Saat Tembak Mati Letkol Dono
apahabar.com

Nasional

Haul ke-50 Bung Karno, Hipmi Dorong Pengusaha Peduli Sejarah
apahabar.com

Nasional

Pelataran Tawaf Masjidil Haram Dibuka, Ini Dekrit Raja Salman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com