Teritip Geger! Pekebun Tewas Tergantung di Kamar Mandi Majikan Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen! Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya

Anies Sebut 17 RW di Jakarta Masih Terendam Banjir

- Apahabar.com Minggu, 21 Februari 2021 - 19:42 WIB

Anies Sebut 17 RW di Jakarta Masih Terendam Banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Hingga saat ini masih terdapat 17 RW yang terendam banjir di Jakarta. Jumlah ini menurun dari data Sabtu (20/2) yang mencapai 113 RW.

“Alhamdulillah, proses penyusutan berjalan dengan baik,” ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memaparkan update penanganan banjir di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Minggu (21/2) siang.

Anies mengatakan sejak pagi, ketinggian air di Sungai Ciliwung, Kali Krukut, Kali Sunter, dan Pesanggrahan telah normal.

“Jadi, mulai tadi pagi kiriman air dari luar Jakarta dari kawasan tengah dan kawasan hulu sudah berkurang,” jelas Anies.

Hingga saat ini, menurut Anies, sungai yang arusnya masih besar adalah Kali Angke.

Kali tersebut mendapat kiriman air dari wilayah Tangerang.

“Kali Angke menerima begitu banyak kiriman air, sehingga kawasan kanan kiri Sungai Angke masih ada genangan,” ujarnya.

Meski demikian, Anies mengatakan air hulu Kali Angke sudah mulai menurun.

“Tapi butuh waktu beberapa jam untuk kemudian turun Jakarta,” kata Anies.

kata Anies, terdapat 10 titik pengungsian di Jakarta yang disebabkan banjir. Sebelumnya, terdapat 44 titik pengungsian.

Beberapa warga, kata Anies, menggunakan pengungsian tersebut sebagai tempat sementara. Mereka akan kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa banjir.

“Jadi, lokasi-lokasi ini masih dipertahankan sampai mereka benar-benar bisa kembali ke rumahnya masing-masing,” jelasnya.

Sebelumnya, 113 RW di DKI Jakarta terendam banjir setelah diguyur hujan ekstrim selama beberapa hari.

Hingga Sabtu (20/1) siang, sebanyak 3.311 orang mengungsi yang tersebar di 44 titik. Banjir ini juga menyebabkan lima orang meninggal.

“Empat dari lima orang ini adalah anak anak usia 7 tahun, 11, 13 tahun,” jelas Anies.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Perluas Pasar ke Eropa Timur, Menlu RI Kunjungi Bulgaria
apahabar.com

Nasional

Tembus 10 Besar Nasional, Ibnu Sina Galang Dukungan untuk Gapura Warga Kenanga
apahabar.com

Nasional

Terkait Pelanggaran Prokes, Polisi Bakal Panggil Habib Rizieq
apahabar.com

Nasional

Bermain di Dekat Palung, Wisatawan Hilang Terseret Ombak Parangtritis
apahabar.com

Nasional

Buruan Daftar, Prakerja Gelombang 9 Dibuka Tadi Siang, 7 Kelompok Masyarakat Ini Dilarang Mendaftar
apahabar.com

Nasional

Jokowi Wacanakan Bangun Tol Hubungkan Kalsel dan Ibu Kota Negara
apahabar.com

Nasional

Kasasinya Ditolak MA, Buni Yani Tetap Dihukum 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Vaksinasi Covid-19

Nasional

Kemenkes Target Vaksinasi Covid-19 Selesai Akhir Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com