Kepergok Mesum, Dua Sejoli di Tapin Langsung Dinikahkan di Depan Warga Habib Banua Sedih Jokowi Legalkan Produksi Miras, Sentil Para Pembisik Presiden Kronologis Penangkapan Penusuk Wildan, Mahasiswa Tanbu yang Tewas Dikeroyok BRAVO! Para Penusuk Wildan Mahasiswa ULM asal Tanbu Diringkus Polisi Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta Beredar, Bawaslu Turun Tangan

Asyik Layani Pelanggan, Agen Judi Online Sungai Riam Disikat Polsek Pelaihari

- Apahabar.com Selasa, 2 Februari 2021 - 18:47 WIB

Asyik Layani Pelanggan, Agen Judi Online Sungai Riam Disikat Polsek Pelaihari

Polsek Pelaihari mengamankan HR bersama barang bukti judi online di Desa Sungai Riam. Foto: Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Sepandai-pandainya menyembunyikan bisnis judi online, HR akhirnya tidak berkutik seusai tertangkap tangan oleh Polsek Pelaihari.

Warga Desa Sungai Riam RT 06 di Kecamatan Pelaihari tersebut, ditangkap dalam operasi penggerebakan yang dipimpin Kapolsek Pelaihari, Ipda Felly Manurung, Senin (1/2).

Sebelum diamankan, lelaki yang berprofesi sebagai tukang cukur itu baru tiba mengantar istri ke rumah sakit.

Tidak sadar sudah diintai polisi, HR sekonyong-konyong mengambil ponsel dan langsung melayani seorang pelanggan yang sudah menunggu.

“Ketika kami gerebek, HR sedang melayani seorang pembeli nomor togel atau biasa disebut buntut melalui situs judi online yang diakses menggunakan ponsel,” jelas Felly, Selasa (2/2).

Dari tangan pelaku, polisi juga menemukan barang bukti berupa rekapan angka-angka, uang tunai dan aplikasi judi online di ponsel.

“Pelaku bertransaksi judi online menggunakan aplikasi. Setiap pembelian Rp1.000 dengan tebakan dua angka, penebak yang berhasil mendapatkan Rp60 ribu,” beber Felly.

Kemudian keberhasilan tebakan tiga angka mendapatkan Rp300 ribu, serta tebakan empat angka memperoleh Rp2 juta.

Ironisnya HR baru beberapa bulan melakoni bisnis haram itu. Ia hanya menjadi agen dari orang yang ingin membeli nomor togel melalui aplikasi di ponselnya.

“Dalam sehari rata-rata uang yang dititipkan orang kepada saya sebesar Rp300 hingga Rp400 ribu,” ungkap HR.

“Kalau nomor tebakan mereka tembus, maka saya mendapat komisi. Tetapi kalau gagal, saya cuma memperleh keuntungan sekitar Rp50 ribu,” tandasnya.

Atas perbuatan itu, HR dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Internet Terintegrasi

Tanah Laut

Gunakan Internet Terintegrasi, Pemkab Tala Bisa Hemat Biaya 30 Persen
Tenggelam

Tanah Laut

Pencarian Korban Tenggelam di Pulau Sanipah Tala Dihentikan Sementara
apahabar.com

Tanah Laut

Baru Tiga Destinasi Wisata di Tanah Laut Buka

Tanah Laut

Kawasan Industri Jorong Diminati Investor Baru, Pemkab Tala Langsung Gelar Rapat
TMMD ke-111

Tanah Laut

TMMD ke-111 di Tala, TNI Bakal Bangun Jalan Tembus ke Kiram
Dihantam Gelombang

Tanah Laut

Dihantam Gelombang, Sejumlah Permukiman Pesisir di Tala Terendam dan Rusak

Tanah Laut

Pemkab Tala Tak Melarang Warung Jualan Elpiji, Tapi…
Jadwal Vaksinasi

Kalsel

Jadwal Vaksinasi Covid-19 Tala Dimajukan, Bupati Sukamta Pertama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com