Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanik Sampai ke Aceh Blakblakan Bos Pangkalan Banjar Gelembungkan Harga Elpiji: Utang di Bank Bikin Cenat-Cenut Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 4 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan Bertambah 13 Orang, Covid-19 di Tanbu Tembus 1.902 Kasus

Bakamla dan BNN Gagalkan Penyelundupan 436,3 Kg Sabu-sabu

- Apahabar.com Rabu, 17 Februari 2021 - 17:57 WIB

Bakamla dan BNN Gagalkan Penyelundupan 436,3 Kg Sabu-sabu

Bakamla dan BNN memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (17/2/2021). Foto-Kompas

apahabar.com, BATAM – Tim Gabungan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 21 paket sabu-sabu seberat 436,3 kg di satu pulau di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Melansir Antara, Rabu (17/02), tim gabungan itu mendapatkan empat orang tersangka dengan inisial M, S, MG, dan AL.

Inisial terakhir merupakan warga binaan Lapas Kelas II B Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Empat tersangka itu merupakan jaringan narkotika internasional.

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia menyatakan pengintaian untuk menggagalkan aksi penyelundupan narkotika lewat laut itu dilaksanakan sejak Maret 2018.

“Terhitung sejak awal Maret 2018 terdapat pertukaran informasi antara BNN dengan Bakamla RI, dalam hal ini Direktorat Operasi Laut,” kata Aan dalam keterangan tertulis, Rabu.

Ia melanjutkan kegiatan dan pertukaran informasi berkembang pada November 2020. Masyarakat setempat melaporkan ada paket narkotika dalam jumlah besar yang akan masuk ke Jakarta.

Atas dasar informasi tersebut, Tim Gabungan Bakamla RI dan BNN melakukan pendalaman dan mendapat hasil bahwa paket narkotika berada di salah satu pulau di Kepulauan Seribu.

Pada 31 Januari 2021, Tim Gabungan Bakamla dan BNN menemukan 21 paket yang diduga natkotika jenis sabu-sabu.

Dia mengapresiasi kerja sama dengan BNN dalam menangani kasus ini.

“Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa antara Bakamla RI dan BNN, saya harap kerja sama ini tidak berhenti di sini saja, tapi bisa berlanjut di operasi-operasi ke depannya”, kata dia lagi.

Kerja sama Bakamla dan BNN terjalin sejak 2016 hingga kini.

Setiap tahun, kedua pihak menggelar pelatihan bersama di wilayah Batam dan Manado.

Kedua lembaga pun telah menandatangani nota kesepahaman pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan precursor narkotika di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia pada tahun 2019.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Tegaskan Mekanisme Pilkada Tidak Berubah
apahabar.com

Nasional

ASDP Siap Layani 3,3 Juta Penumpang di 10 Lintasan
apahabar.com

Nasional

5 Provinsi Penyumbang Kasus Baru Covid-19 Terbanyak, Bagaimana Kalsel?
apahabar.com

Nasional

Polda Sulteng: Brigpol Dewi Sudah Cerai dengan Suami
Banjir

Nasional

65 Ribu Warga Kalsel Terdampak Banjir, Legislator Minta Menteri Basoeki Turun Tangan
apahabar.com

Nasional

Kabar Baik, Dua Pasien Positif Corona di Bogor Sembuh
apahabar.com

Nasional

Kalimantan Masuk Kajian Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Indonesia Penyebab Asap di Malaysia?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com