Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 2 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan

Banjir Semarang, Satu Meninggal dan Bandara Lumpuh

- Apahabar.com Minggu, 7 Februari 2021 - 08:55 WIB

Banjir Semarang, Satu Meninggal dan Bandara Lumpuh

Banjir di Kota Semarang. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Banjir di Semarang menyisakan duka, satu orang tewas tertimbun material tanah.

Warga yang meninggal itu tercatat bertempat tinggal di di RT 03, RW 01, Kampung Jomblangsari, Kota Semarang.

Dikutip CNN Indonesia dari Antara, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Winarsono melaporkan korban tewas yang teridentifikasi adalah salah satu penghuni rumah.

“Saat evakuasi ditemukan masih hidup. Dari laporan, meninggal saat dibawa ke rumah sakit,” ujar Winarso.

Lebih lanjut ia menjelaskan, korban tewas berjenis kelamin perempuan, sementara korban yang masih dinyatakan hilang adalah laki-laki. Kini, korban hilang masih dalam pencarian petugas.

Hujan lebat sejak Jumat tidak hanya mengakibatkan tanah longsor. Luapan air juga mengepung sejumlah transportasi publik seperti perlintasan kereta api lintas utara Jawa.

Sejumlah perjalanan kereta tertahan karena Stasiun Tawang, Semarang tak bisa dilintasi karena terendam banjir Sabtu (6/2).

Juru bicara PT KAI Joni Martinus mengatakan, hujan deras yang terus terjadi sejak Sabtu dini hari mengakibatkan banjir menggenangi beberapa jalur KA di lintas utara pulau Jawa.

Dampaknya, kereta api yang akan melintas harus tertahan atau melintas dengan pembatasan kecepatan tertentu demi keselamatan. Akibatnya terdapat beberapa perjalanan KA penumpang dan barang yang mengalami keterlambatan.

“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang terjadi wilayah Semarang dan sekitarnya,” ujar Joni dalam keterangan resmi, Sabtu (6/2).

Di samping itu, banjir juga merendam landasan pacu Bandara Internasional Ahmad Yani Kota Semarang, Jawa Tengah. Akibatnya bandara ditutup untuk sementara.

Pengelola bandara mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM) Nomor : B0177/21 NOTAMN perihal RWY 13/31 tutup. Dalam peringatan tersebut disebutkan bandara tidak beroperasi sementara sampai dengan pukul 09.00 WIB.

“Genangan banjir ada di sebagian runaway, ini sedang terus kita lakukan pengeringan menggunakan 54 unit pompa”, ujar Stakeholder Relation Manager Bandara Ahmad Yani Heri Trisno Wibowo.

Imbas genangan air di landasan pacu, penerbangan pesawat Garuda Indonesia GA 232 tujuan Jakarta-Semarang dialihkan ke Bandara Juanda, Surabaya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi: Negara ASEAN Plus Three Harus Miliki Mekanisme Ketahanan Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Ratusan Hektare Sawah di Tanah Bumbu Terendam, Petani Menjerit
apahabar.com

Nasional

Ambil Alkes Covid-19 di China, Menhan Minta Panglima Kerahkan Pesawat
apahabar.com

Nasional

Natuna Memanas, TNI Siagakan 5 Kapal Tempur hingga Marinir
apahabar.com

Nasional

Jemaah Takjub Jokowi Sempatkan Shalat Berjamaah di Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Nasional

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Jadi Tersangka Penyelundupan Harley-Brompton, Ini Alasannya
Divaksin Covid-19

Nasional

Tidak Semua Orang Bisa Divaksin Covid-19, Simak Daftarnya
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Terus Ingatkan Pendukungnya Tetap Tenang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com