Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Bank Syariah Tumbuh Subur, Presiden Jokowi Bersyukur

Kinerja industri perbankan syariah di Indonesia yang mampu tumbuh lebih pesat dibandingkan perbankan konvensional disyukuri Presiden
- Apahabar.com     Senin, 1 Februari 2021 - 16:01 WITA

Bank Syariah Tumbuh Subur, Presiden Jokowi Bersyukur

Presiden Jokowi. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Kinerja industri perbankan syariah di Indonesia yang mampu tumbuh lebih pesat dibandingkan perbankan konvensional disyukuri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Alhamdulillah di tengah krisis pandemi Covid-19, saya senang memperoleh laporan bahwa kinerja perbankan syariah Indonesia tetap mencatat pertumbuhan yang stabil, bahwa perbankan syariah berhasil tumbuh lebih tinggi jika dibandingkan dengan perbankan konvensional. Sekali lagi ini kita patut syukuri,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan PT Bank Syariah Indonesia Tbk di Istana Negara, Jakarta, Senin (01/02).

Presiden Jokowi mengatakan di tengah krisis pandemi Covid-19 industri perbankan syariah mampu menumbuhkan aset hingga 10,9 persen secara tahunan atau lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional yang sebesar 7,7 persen.

Kemudian dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), industri perbankan syariah mampu meraup pertumbuhan 11,56 persen, sementara bank konvensional sebesar 11,49 persen.

Sedangkan dari sisi pembiayaan, industri perbankan syariah bertumbuh 9,42 persen atau jauh lebih tinggi dibandingkan bank konvensional yang sebesar 0,55 persen.

Dengan data-data pertumbuhan itu, Presiden Jokowi mengaku yakin ekonomi syariah Indonesia akan terus bertumbuh pesat.

“Saya meyakini ekonomi syariah Indonesia akan tumbuh sangat cepat, akan berkontribusi besar dalam mewujudkan kesejahteraan umat dan masyarakat kita,” ujar Presiden Jokowi, dilansir dari Antara.

Namun Jokowi tetap mengingatkan agar seluruh pihak terus bekerja keras menumbuhkan ekonomi syariah di Indonesia. Hal itu agar Indonesia mampu menjadi pusat ekonomi syariah di tingkat regional dan global.

Saat ini, berdasarkan data The State of Global Islamic Economy Indicator Report, sektor ekonomi syariah di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang berarti hingga pada tahun ini berada di peringkat keempat dunia.

“Tahun 2018 ekonomi syariah Indonesia berada di peringkat ke-10 dunia. Tahun 2019 naik menjadi peringkat yang ke-5 dunia dan tahun 2020 Alhamdulillah ekonomi syariah Indonesia berada pada peringkat ke-4 dunia,” kata Jokowi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ungkap Pembunuhan Editor Metro TV, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak
Restrukturisasi Kredit

Nasional

Pengusaha Apresiasi Restrukturisasi Kredit Diperpanjang hingga 2023
apahabar.com

Nasional

Buru Begal Sapi, Anggota Polres Tanah Laut Kena Tembak
WNI Bocor

Nasional

Data 279 Juta WNI Bocor, Simak Temuan Kominfo
apahabar.com

Nasional

IDI: Minggu Pertama Oktober 5 Dokter Gugur Akibat Covid-19, Total Menjadi 132

Nasional

Panglima TNI Ungkap KRI Nanggala-402 Buatan Jerman Tahun 1979
Presiden RI Jokowi dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin akan menghadiri prosesi pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027. Foto-istimewa

Nasional

Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Akan Hadiri Pengukuhan Kepengurusan PBNU
Vaksin Covid-19

Nasional

Kemenkes Gunakan 6 jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com