Duh, Jatah Ratusan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Raib di Agen Muara Asam Asam Tala Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa? Kabupaten Banjar Lanjutkan PPKM Mikro ke Tahap Dua Sah! Jaksa Tetapkan Kades di Kelumpang Kotabaru Tersangka Pungli Cafe Jual Miras di Banjarmasin Bak Kebal Hukum, Buntut Izin Pusat?

Belum Diperbaiki, Kemacetan Mengular di Jalan Gampa Asahi Batola

- Apahabar.com Sabtu, 6 Februari 2021 - 13:04 WIB

Belum Diperbaiki, Kemacetan Mengular di Jalan Gampa Asahi Batola

Dua truk terperosok di kiri dan kanan jalan nasional di Gampa Asahi yang menyebabkan kemacetan, Sabtu (6/2). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Jalan nasional di Gampa Asahi Batola yang belum diperbaiki, kembali menyebabkan kemacetan panjang.

Penyebabnya satu buah truk terperosok di bahu jalan, Sabtu (6/2) siang. Ironisnya peristiwa itu terjadi di samping truk yang lebih dahulu terperosok dan belum dievakuasi selama kurang lebih 3 hari.

Akibatnya arus lalu lintas dari arah Marabahan menuju Banjarmasin maupun sebaliknya macet total. Kemacetan tersebut berlangsung selama sekitar 1 jam.

Tumpukan kendaraan perlahan bisa terurai, setelah semua truk yang terperosok ditarik menggunakan alat berat. Uniknya warga yang menonton proses evakuasi, sontak bertepuk tangan dan berteriak kegirangan.

Namun demikian, lalu lintas tidak sepenuhnya lancar. Penyebabnya sopir truk bermuatan harus ekstra hati-hati melintas di jalan sempat agar tidak memasuki bahu jalan yang rapuh.

Faktanya satu buah truk lagi terperosok di bahu jalan depan Polsek Rantau Badauh. Nasib serupa juga dialami satu truk pengangkut alat berat di dekat Masjid Miftahussalam.

“Kami terpaksa menunggu dalam kemacetan, karena sudah tidak bisa lagi berputar balik,” papar Hanafi yang baru datang dari Banjarmasin.

Sebelumnya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan berjanji segera melakukan perbaikan di ruas jalan sepanjang sekitar 3 kilometer itu.

“Kami telah menugaskan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk melakukan perbaikan sementara,” jelas Syauqi Kamal, Kepala BPJN Kalsel.

“Perbaikan memang hanya berupa penutupan lubang-lubang. Sedangkan penanganan permanen dilakukan berbarengan dengan pelebaran,” imbuhnya.

Sama seperti kerusakan Jalan Trans Kalimantan di Simpang Serapat, kerusakan parah ruas Gampa Asahi diluar perkiraan.

Faktanya BPJN Kalsel sudah berencana memperlebar ruas jalan itu dalam tahun anggaran 2021. Badan jalan yang semula hanya 4 meter, diperlebar menjadi 7 meter.

“Direncanakan pelebaran ruas jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer itu dilakukan secara multiyears selama dua tahun,” tegas Syauqi.

“Memang proyek perlebaran belum masuk tender Namun kami yakin pengerjaan sudah bisa dimulai 2021 ini,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Batola

Digandeng Uniska, Desa Danda Jaya Punya ‘Janda Ayu’
Batola

Batola

Hari Perdana Pembelajaran Tatap Muka di Batola, Kehadiran Tidak 100 Persen
apahabar.com

Batola

Dari 611 Kasus Covid-19 di Batola, Tersisa 49 Pasien Positif
Ikan

Batola

Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Laut di Barito Kuala Melambung
apahabar.com

Batola

Kasus Aktif Covid-19 Menurun, Batola Tutup Karantina Mess KTM
Pencurian Tabung Gas

Batola

Viral Pencurian Tabung Gas Terekam CCTV di Marabahan, Polisi Buru Pelaku
PPKM

Batola

Bukan PPKM, Batola Pilih Perketat Pendisiplinan Protokol Kesehatan
Covid-19

Batola

Jangan Anggap Remeh Covid-19, Batola Tembus 1.000 Kasus Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com