Ssttt.. Aziz Lapor Polda Kalsel Buntut Isu Penggelembungan Suara Banjar  Isu Penggelembungan Suara Kabupaten Banjar, KPU Cecar Komisioner Aziz  Beredar Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta, Kordiv Bawaslu Terkejut Teriakkan Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Mahasiswa Banjarmasin Serbu Pertamina Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya

Bikin Merinding! Banjir di Pekalongan Berwarna Merah Darah

- Apahabar.com Sabtu, 6 Februari 2021 - 18:58 WIB

Bikin Merinding! Banjir di Pekalongan Berwarna Merah Darah

Pengendara motor melintas di jalan perkampungan yang tergenang banjir berwarna merah di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (6/2). Foto: Antara

apahabar.com, PEKALONGAN – Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Pekalongan, Sabtu (6/2), memunculkan fenomena aneh. Kondisi air yang menggenangi berwarna merah darah.

Berdasarkan foto dan video yang beredar di media sosial, tampak air berwarna merah pekat menggenangi permukiman warga dan jalan, di antaranya di Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan.

Banjir di wilayah tersebut mulai terjadi sejak pukul 08.00 WIB dengan ketinggian sekitar 30 hingga 60 sentimeter.

Selain di Kelurahan Jenggot, air berwarna merah juga tampak di wilayah Kelurahan Buaran, Kecamatan Pekalongan Selatan.

Setelah diselidiki lebih jauh, air berwarna merah tersebut bukan fenomena alam atau akibat limbah industri.

“Setelah ditelusuri lagi, itu bukan limbah industri. Warna merah disebabkan kebocoran bungkusan obat batik yang dibeli salah seorang warga,” papar Kepala BPBD Pekalongan, Saminta, seperti dilansir suara.com.

“Sekarang kondisi air yang berwarna merah tersebut sudah berangsur jernih kembali, karena disedot dengan mesih sedot limbah dari Dinas Lingkungan Hidup,” tambahnya.

‎Banjir yang terjadi di Pekalongan terbilang merata dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Akibatnya ratusan warga harus mengungsi.

Mereka menempati sejumlah titik lokasi pengungsian, antara lain di Gedung Serbaguna Kelurahan Sampangan, Aula Kecamatan Pekalongan Barat dan Aula Kelurahan Tirto.

“Jumlah pengungsi sementara berjumlah 314 orang. Kami masih berkeliling melakukan pendataan dan evakuasi,” tandas Saminta.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Setelah Banjarmasin, Giliran Balikpapan Gempar Video Mesum Pelajar
apahabar.com

Nasional

Diplomat Indonesia Meninggal di Bandara Turki
Presiden Jokowi

Nasional

Presiden Jokowi Ajak Industri Manfaatkan Teknologi Digital
apahabar.com

Nasional

Dua ABK MV Vega Rose Sudah Bisa Dijenguk Tanpa APD
apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Seluruh Bansos Covid-19 Disalurkan Pekan Ini
apahabar.com

Nasional

Sertijab Menhan, Prabowo Ditemani Hasyim dan Kakak-Kakaknya
apahabar.com

Nasional

Terungkap! Ini Asal Usul Presiden Joko Widodo Dipanggil ‘Jokowi’
apahabar.com

Nasional

Usai Keguguran, Arumi Bachsin Langsung Beraktivitas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com