Rodney Goncalves: Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Viral Keributan Suporter Futsal Antar Pelajar di Banjarbaru, Polisi Turun Tangan Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan

Bongkar Ratusan Bangunan Biang Banjir di Veteran, Satgas: Tak Ada Istilah Tercecer!

Pemkot Banjarmasin sudah bulat membongkar puluhan bangunan yang dianggap sebagai biang banjir beberapa pekan silam.Pembongkaran dijadwalkan
- Apahabar.com     Minggu, 7 Februari 2021 - 17:11 WITA

Bongkar Ratusan Bangunan Biang Banjir di Veteran, Satgas: Tak Ada Istilah Tercecer!

Para pemilik jembatan bangunan gedung (JBG) di bantaran sungai Banjarmasin diberi waktu sampai malam ini untuk membongkar sendiri bangunan mereka. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemkot Banjarmasin sudah bulat membongkar puluhan bangunan yang dianggap sebagai biang banjir beberapa pekan silam.

Pembongkaran dijadwalkan mulai Senin besok (8/2), tepat mulai pukul 10.00 Wita.

“Mungkin 5 sampai 10 titik mulai hari Senin akan kita aplikasikan,” ujar Ketua Satgas Normalisasi Sungai Pemkot Banjarmasin, Doyo Pudjadi.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mencatat 30 jembatan bangunan gedung (JBG) di sepanj Jalan Veteran.

Sedangkan Jalan Ahmad Yani mencapai 181 jembatan bangunan. Seluruh bangunan ini diduga menjadi penyebab banjir beberapa pekan silam.

Kawasan Veteran menjadi target kedua bangunan yang akan dibongkar, setelah Jalan Ahmad Yani.

Pasalnya, bangunan di sana mayoritas sudah ditutup tanah, sehingga menghambat laju aliran air menuju Sungai Martapura.

“Setelah kita membongkar bangunan di Jalan Ahmad Yani, lalu beralih ke Veteran,” ucapnya.

Masih Doyo katakan, bahwa penertiban bangunan di atas sungai itu bersifat berkelanjutan.

Hal tersebut guna mengembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya.

“Tidak ada istilah tercecer, menunggu waktunya saja dibongkar,” pungkasnya.

Doyo memohon pengertian warga yang melanggar ketentuan dengan mendirikan bangunan di atas sungai. Lebih-lebih, jika warga mau melakukan pembongkaran secara mandiri.

“Semua ini kita lakukan untuk mengurangi dampak ketika banjir dan air pasang,” imbuhnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara Elpiji, Rumah Beton di Japri Zam-Zam Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Di Pelosok Kotabaru, Harga ‘Si Melon’ Tembus Rp50 Ribu!
Pesta Tahun Baru

Kalsel

Sstttt…Ada THM Rencana Pesta Tahun Baru Malam Ini, Polda Kalsel: Langsung Bubarkan

Kalsel

Prakiraan Cuaca Kalsel, Waspada Hujan Intensitas Tinggi Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Tim Penilai Provinsi Kalsel Soroti Dua Kampung Tangguh di HSU
apahabar.com

Kalsel

Hipotesis Saranjana, ‘Kota Gaib’ di Kotabaru: Berawal dari Dayak Maanyan yang Dihancurkan
Banjir Kalsel

Kalsel

Tak Hanya Hujan Petir, Banjir Ancam Kalsel Lagi
apahabar.com

Kalsel

Warga Terdampak Renovasi Jembatan Sungai Lulut Tagih Janji Ibnu Sina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com