Hasil MotoGP Portugal: Fabio Quartararo Sempurna, Marc Marquez Finis Ketujuh Bawaslu Perintahkan Copot Spanduk Denny-Difri di Martapura, Raziv: Error in Subject Duh, Pembayar Pajak Terbesar Kedua di Kalsel Curhat Jalan Rusak! Cari Lansia Diduga Tenggelam, Relawan Gabungan Tapin Dirikan Posko Usai Beri Makan Kucing, Kai Tj Diduga Tenggelam di Sungai Tapin

Buntut Aksi Koboi Bripka CS, Kapolda Kalsel: Tak Ada Anggota ke THM!

- Apahabar.com Jumat, 26 Februari 2021 - 15:34 WIB

Buntut Aksi Koboi Bripka CS, Kapolda Kalsel: Tak Ada Anggota ke THM!

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto didampingi Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono. apahabar.com/Muhammad Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Publik tengah dihebohkan oleh aksi koboi Bripka CS di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2) dini hari. Oknum polisi satu ini menembak mati tiga orang sekaligus.

Buntut penembakan, Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Rikhwanto tegas meminta anggotanya tidak ke tempat hiburan malam (THM), tanpa keterangan yang jelas.

“Untuk anggota Polri tidak ada lagi ke situ. Kejadian di Jakarta jadi acuan bagi kita untuk mengingatkan kembali ke tempat hiburan. Selain tidak pantas juga menjadi ajang penyebaran Covid-19,” ujar Rikwanto, Jumat (26/2) siang.

Rikwanto bilang sebelum kasus penembakan di RM Cafe terjadi, Polda Kalsel memang sudah tak memberikan izin kepada anggota untuk ke THM. Mengingat situasi saat ini pandemi Covid-19.

“Kita sudah lama melarang anggota ke tempat hiburan. Karena pada prinsipnya tutup berkaitan dengan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Polisi, kata dia, hanya boleh ke THM hanya ketika sedang menjalankan tugas. Misal, mengejar pelaku kejahatan, atau penyelidikan. Jika hanya untuk sekadar mencari hiburan, tidak diperkenankan.

“Tidak ada izin khusus ke tempat hiburan, kecuali dalam melakukan tugas. Tapi kalau untuk mencari hiburan tidak ada,” tegas jenderal polisi bintang dua itu.

Rikwanto juga memastikan akan mendisiplinkan anggotanya terkait penggunaan senjata api.

“Kalau tidak pantas ya kita tarik. Sehingga tak terjadi insiden yang terjadi di lapangan,” imbuhnya.

Menyinggung operasional THM di masa PPKM berskala kecil alias mikro, dikatakan Rikwanto bahwa pemerintah daerah sudah membuat aturan pengetatan waktu operasional yang harus dipatuhi pengelola.

Terkait pengawasannya, kata dia, juga telah dilaksanakan oleh Pemda masing-masing. Sehingga apa yang diatur oleh pemerintah tak boleh dilanggar. Kalaupun ada buka, menurutnya tentu itu sudah mengikuti ketentuan yang diatur.

“Masalah pengawas kan kaitannya dengan Pemda. Pemda berkaitan dengan PPKM Mikro sudah mengatakan ditutup ya ditutup. Kalau dibuka dengan prokes ya kita lihat pelaksanaannya. Jadi itu saja di lapangan, tidak pukul rata, tapi sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mabes Polri melalui Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo mengeluarkan instruksi larangan anggota Polri masuk tempat hiburan malam tanpa alasan yang jelas. Hal itu guna menghindari kasus Bripka CS terulang kembali.

Sebagaimana diketahui, Bripka CS merupakan anggota Satuan Reserse Kriminal Polsek Kalideres, Jakarta Barat.

Bripka CS menembak mati tiga orang di RM Cafe Cengkareng yang salah satunya merupakan anggota TNI aktif berpangkat Pratu dengan inisial RS.

Mendiang Pratu RS saat itu dilaporkan hendak menegur Bripka CS yang mengamuk setelah tagihan minumannya mencapai Rp3,3 juta.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Gegana

HST

Gegana Polda Kalsel Disposal Granat Sisa Perang Dunia II di HST
apahabar.com

Kalsel

Penampakan Hazmat Suit Buatan UMKM Tapin
apahabar.com

Kalsel

Alasan Ekonomi, Pasutri Sikat Handphone Pegawai Polsek Pelaihari
apahabar.com

Kalsel

Camat Kusan Hilir : Seharusnya Beras yang Rusak Dikembalikan
apahabar.com

Kalsel

Tour De Batola, Peserta Mendekati 1.000 Orang

Kalsel

Terungkap, Pembunuhan Menantu di Tamban Dipicu Cekcok Rumah Tangga
apahabar.com

Kalsel

Dewan Pertanyakan Normalisasi Sungai Danau Panggang
apahabar.com

Kalsel

Hak Warga Binaan Lapas Tabalong Terpenuhi Dapatkan KTP-el
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com