Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Buntut Pembubaran Massa Class Action di Kalsel, Puar Cs Dicecar Belasan Pertanyaan

- Apahabar.com Senin, 15 Februari 2021 - 18:39 WIB

Buntut Pembubaran Massa Class Action di Kalsel, Puar Cs Dicecar Belasan Pertanyaan

Puar Junaidi dan sejumlah rekannya memenuhi panggilan penyidik Polda Kalsel, Senin (15/2). Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Puar Junaidi dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskimum) Polda Kalsel, Senin (15/2).

Pemanggilan Puar buntut aksi pembubaran deklarasi massa Class Action di Siring Nol Kilometer pada Senin (1/2) lalu.

Tak sendiri Puar datang ke Ditreskrimum Polda Kalsel sekitar pukul 10.00 tadi. Politikus satu ini ditemani sejumlah rekannya.

“Iya tadi sudah. Silakan konfirmasi ke Polda saja,” ujar Puar saat dikonfirmasi terkait pemeriksaannya, sore tadi.

Puar enggan membeberkan terkait materi pertanyaan yang dilayangkan penyidik Polda Kalsel.

“Saya kurang tahu, konfirmasi ke Polda ya,” ujar Puar.

Fix, Posko Gugatan Class Action Banjir Kalsel Diperpanjang

Saat dikonfirmasi, Kanit III Subdit I Ditreskrimum Polda Kalsel, Kompol Didik Ambardi mengatakan Puar diperiksa bersama dua rekannya. Yakni, Suriansyah dan H Dulah.

“Diperiksa dari pukul 10.00-15.00 Wita. Termasuk isoma (istirahat, salat, makan),” ujar Didik.

Puar dan rekannya dicecar 18 pertanyaan oleh penyidik.

Isinya terkait maksud kedatangannya ke Siring Nol Kilometer saat insiden pembubaran para aktivis.

“Dipanggil tiga-tiganya. Pak Puar dan kawan-kawan. Ini masih dalam tahap penyelidikan. Nanti kita clear-kan dulu arahnya ke mana,” pungkas Didik.

Diberitakan sebelumnya, Puar dipanggil Ditreskrimum Polda Kalsel buntut laporan Aliansyah.

Aliansyah yang saat itu tergabung dalam aksi tak terima dengan perlakuan Puar. Kamis kemarin, Ali melaporkan Puar ke Polda Kalsel.

Ali menyebu tindakan Puar bertentangan dengan Pasal 18 ayat 1 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 karena diduga telah melakukan tindak pidana menghalang-halangi hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.

Viral Pembubaran Massa Class Action Banjir Kalsel, “Ada yang Mau Menjatuhkan Pemerintah”

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Syekh Ali

Kalsel

Intip Tausyiah Syekh Ali Jaber Semasa Hidup di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Kehusyukan Idul Adha Warga Meratus
apahabar.com

Kalsel

Hasil Pemilu 2019, Partai Ini Bakal Dominasi Parlemen Banjarbaru
Sabu Kalsel

Kalsel

Ribuan Sabu di Landasan Ulin, Pecatan Prajurit TNI Mengaku Dijebak
apahabar.com

Kalsel

Dini hari, 2 Rumah di Banjarbaru Dilalap Si Jago Merah
apahabar.com

Kalsel

Tanbu Dapat Bantuan Rapid Test dan VTM dari TGTPP Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Cegah Kerumunan, Camping Pemuda di Bukit Pujati HSS Batal
Mabes TNI AD

Kalsel

Bantuan Kemanusiaan Mabes TNI AD Siap Didistribusikan untuk Korban Banjir Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com