POPULER SEPEKAN: Viral Penjual Gorengan di Sekumpul, Adaro-Pama Cerai, hingga Transkrip PPK Banjar Tolak KLB, Simak Sikap Demokrat Kalteng Almarhum Kombes Sapta Dikenal Sebagai Pribadi yang Sederhana Mantap! Polsek Tapin Utara Bekuk Kurir Sabu 9,14 Kg asal Kalbar Ratusan Anggota Polisi di Tabalong Jalani Vaksinasi Covid-19

Buntut Postingan Wabup, Feri Penyeberangan di Alalak Banjarmasin Berhenti Beroperasi!

- Apahabar.com Selasa, 9 Februari 2021 - 18:47 WIB

Buntut Postingan Wabup, Feri Penyeberangan di Alalak Banjarmasin Berhenti Beroperasi!

PT Ranissa menghentikan sementara operasional feri penyeberangan mereka di Alalak, Banjarmasin sejak tadi siang Senin (9/2). Foto-dok. apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Feri penyeberangan di Sungai Alalak, Banjarmasin, kembali berhenti beroperasi. Pemiliknya ngambek.

Mulai tadi siang, Senin (9/2), tak tampak lagi aktivitas penyeberangan di dermaga yang menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola) itu.

Akibatnya, tumpukan truk angkutan barang menuju Batola, dan Kalimantan Tengah kembali mengular hingga Jalan Hasan Basri, Banjarmasin.

“Mulai siang tadi,” ujar Pemilik Landing Craft Tank (LCT) Ranissa kepada apahabar.com baru tadi.

Ranissa menceritakan awal mula penghentian operasional kapal pengangkut tersebut.

Ranissa memastikan penghentian operasional feri buntut daripada postingan unggahan wakil bupati (wabup) Batola di media sosial.

“Bahasanya tidak dibutuhkan lagi, jadi berhenti sekarang,” ucap Ranissa menirukan.

Ranissa merasa tersinggung karena penyeberangan LCT disebut sudah tak dibutuhkan lagi ketika Jembatan Barito sudah beroperasi.

Padahal, Ranissa bilang selama ini pihaknya hanya membantu agar akses jalan dan pendistribusian logistik tidak terhambat.

“Boro boro berterima kasih. Nah itu masalah harga diri saja,” imbuhnya.

Melihat tumpukan truk pengangkut logistik, Ranissa berjanji akan kembali beroperasi namun dengan satu syarat khusus.

Yaitu wakil bupati Batola mendatangi pihak penyeberangan untuk meminta maaf secara langsung.

“Kalau tidak minta maaf, kami berhenti selamanya,” pungkasnya.

Bukan yang Pertama 

21 Januari lalu, Feri penyeberangan PT Ranissa juga mogok. Sempat tak beroperasi selama dua hari, feri penyeberangan truk di Sungai Alalak itu kembali beroperasi, Minggu (24/1).

Sebelumnya LCT milik swasta itu mogok operasi lantaran warga di Alalak Berangas melakukan blokade jalan.

Alasannya…

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Duh, Puluhan Petugas KPU Banjarmasin Reaktif Tes Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Di Kalsel, Dewan Pers Curhat Jadi Korban Hoaks Larangan Media
apahabar.com

Kalsel

Kondisi Banjarmasin Pasca Supersemar (1), ‘Petinggi’ PKI Dihukum Mati
apahabar.com

Kalsel

Bapemperda DPRD Banjarmasin Ajukan 20 Raperda
apahabar.com

Kalsel

KPU HSS Siap Laksanakan Pemilu 2019
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Respon Cepat Korban Kebakaran Belakang Pasar Hanyar
apahabar.com

Kalsel

Hore! Ribuan Honorer Kotabaru Bakal Terima Rapel Gaji Dua Bulan
apahabar.com

Kalsel

Tujuh Wilayah Kalsel Bakal Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com