RAKERNAS 2021 Dibuka Jokowi, Ketum Hipmi: Saatnya Jadi Bangsa Produktif Jokowi di Rakernas Hipmi 2021: Investasi-Hilirisasi Industri Jadi Kunci Pengamat: Hati-Hati Manuver Politik KLB Demokrat, RK! Duh, Jembatan Perhotelan Sepanjang Ahmad Yani Banjarmasin Dituding Langgar IMB Top! Jamu Gendong Ibu Nining asal Kintap Tembus Pasar Eropa

Bupati Sukamta Tegaskan Elpiji 3 Kg untuk Masyarakat Miskin

- Apahabar.com Senin, 15 Februari 2021 - 17:27 WIB

Bupati Sukamta Tegaskan Elpiji 3 Kg untuk Masyarakat Miskin

Bupati Tala, H Sukamta, saat meresmikan Posko konversi Liquid Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram bersubsidi menjadi 5,5 kilogram non subsidi, di halaman Satpol PP dan Damkar Pertasi Kencana, Senin (15/2). Foto: Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta, menegaskan elpiji 3 kilogram hanya diperuntukan bagi masyarakat miskin, pelaku usaha mikro dan nelayan sasaran konversi dari bahan bakar minyak ke bahan bakar gas.

“Pemakaian tabung gas 3 kilogram selain kategori tersebut kita minta untuk menukarkan ke tabung gas 5,5 kilogram,” tegas Sukamta, saat meresmikan Posko konversi Liquid Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram bersubsidi menjadi 5,5 kilogram non subsidi, di halaman Satpol PP dan Damkar Pertasi Kencana, Senin (15/2).

Hal itu, kata Sukamta, sesuai kebijakan pemerintah dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas perintah Presiden RI.

“Kita kembalikan ke peraturan awal bahwa elpiji 3 kilogram hanya untuk masyarakat miskin yang dapat membeli di pangkalan gas menggunakan kartu,” jelas Sukamta.

Demikian pula, pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih menggunakan tabung 3 kilogram agar segera melakukan konversi menjadi elpiji 5,5 kilogram maupun 12 kilogram.

Apabila kedapatan masih menggunakan yang bersubsidi maka akan dipotong tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebanyak 50 persen.

“Kepada masyarakat kalau masih melihat PNS membeli gas 3 kilogram laporkan saja, nanti kami yang melakukan sidak dan pemotongan TPP,” tegasnya.

Dibukanya posko, tujuannya untuk melayani masyarakat yang ingin melakukan penukaran tabung gas kosong 3 kilogram dengan elpiji 5,5 kilogram sudah termasuk isi.

Menurutnya konversi ini untuk mengembalikan kebijakan pemerintah dari ESDM atas perintah Presiden RI.

Makanya tambah Sukamta, kepada para pengecer yang semula menjual elpiji 3 kilogram bersedia menukarkan ke tabung 5,5 kilogram.

“Selanjutnya elpiji 5,5 kilogram maupun elpiji 12 kilogram yang ditukar kios atau toko dipersilahkan untuk menjual ke masyarakat. Itu tidak masalah kalau diperjual belikan. Meski, bukan pangkalan resmi,” tandas Sukamta.

Dari itu, siapa saja yang ingin menukarkan tabung gas 3 kilogram menjadi 5,5 kilogram bisa langsung mendatangi halaman Kantor Satpol PP dan Damkar.

Dengan rincian satu tabung gas 3 kilogram Rp 150.000, mendapatkan elpiji 5,5 kilogram dan isi. Sementara dua tabung gas 3 kilogram Rp 50.000, mendapatkan elpiji 5,5 kilogram, kemudian bagi yang ingin beli tabung elpiji 5,5 kilogram beserta gas maka dijual dengan harga Rp 300 ribu.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Momen HPN, Pewarta Foto Indonesia Tampilkan Fakta Visual Kalsel
Jemaah Salat Jumat

Kalsel

Jemaah Salat Jumat di Masjid Muara Uya Tabalong Dicek Suhu Tubuh
apahabar.com

Kalsel

Penurunan Bendera Merah Putih di Kalsel Berlangsung Khidmat
apahabar.com

Kalsel

Peduli Tempat Ibadah, Polisi Sumbangkan 4 Kaleng Cat Ukuran 20 Kg ke Masjid Al Barokatul Jami
Tengkorak Tergantung

Kalsel

Geger Penemuan Tengkorak Tergantung di Pohon Ramania HST, Tubuh Terlepas Dimakan Belatung
Rapid Antigen

Kalsel

Jadi Syarat Penerbangan, Layanan Rapid Antigen di RS TNI AURI Syamsuddin Noor Membludak
apahabar.com

Kalsel

Angkat 5 Isu Pelayanan Publik, Ormas akan ‘Serbu’ Pemko Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

PDAM Bandarmasih Stop Distribusi Air Bersih Malam Ini, Simak Wilayah Terdampak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com