Memanas, Tim Ibnu-Ariffin Mau Polisikan Sosok Diduga Jurkam AnandaMu Buntut Transkrip! Waspada, Hujan Berpetir dari Kaltim hingga Kalteng Imbas Siklon Surigae Geger! Wanita Hampang Kotabaru Tewas Bersimbah Darah Didatangi Dinkes, 5 RS di Banjarmasin Langsung Bayar Tunggakan Darah Kebakaran di Tapin, Rumah dan Kendaraan Hangus Dilalap Api

Catat! Pengecer di Banjarmasin Bakal Dilarang Jual Gas 3 Kg

- Apahabar.com Rabu, 24 Februari 2021 - 20:44 WIB

Catat! Pengecer di Banjarmasin Bakal Dilarang Jual Gas 3 Kg

DPRD Banjarmasin mengusulkan ke pemerintah agar melarang pedagang mengecer elpiji 3 Kg. Foto: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin mengusulkan agar pemerintah melarang pedagang mengecer elpiji 3 kilogram (kg).

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin juga diminta tegas soal pendistribusian gas subsidi tersebut.

“Kita minta wali kota untuk mengeluarkan Perwali untuk melarang adanya penjualan gas elpiji 3 kilogram dijual eceran, kalau bisa secepatnya,” ujar Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Faisal Hariyadi saat rapat dengar pendapat antara Pertamina dengan Komisi II, Rabu (24/2) siang.

Politikus PAN itu bilang Pemkot mesti secepatnya mengeluarkan aturan terkait larangan penjualan gas 3 kg di tingkat pengecer.

Selain sudah jadi keluhan umum masyarakat, gas elpiji subsidi di tingkat eceran harganya kini jauh melambung. Bahkan mulai langka.

“Kalau penjualan di tingkat distributor hingga pangkalan kan masih bisa diawasi pihak Pertamina, sebab jika menyalahi ketentuan menjualnya, bisa disanksi, kalau eceran itu kan sudah di luar jangkauan pengawasan Pertamina,” ujarnya.

Dalam rapat itu, kata Faisal, pihaknya juga berdiskusi dengan Pertamina. Jika penjualan gas 3 kg dilarang di tingkat eceran, apakah Pertamina bisa mendistribusikannya hingga masyarakat langsung.

“Jawaban mereka sangat bisa. Sebab saat ini di Kota Banjarmasin telah ada 600 pangkalan,” ujarnya.

Untuk diketahui, elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi masyarakat dengan berpenghasilan rendah.

Nyatanya, Hiswana Migas menemukan masih saja ada warga mampu menikmati jatah ‘gas melon’.

Sudah Dilarang, ASN di Kalsel Masih Nikmati Elpiji 3 Kg

Ditemui lebih dulu, Kabag Perekonomian Pemkot Banjarmasin, Rusdi Aziz mengatakan pihaknya akan segera melakukan razia.

“Kita akan lakukan razia atau sweeping di pedagang eceran, kemudian di rumah makan yang besar,” kata Rusdi, usai rapat.

Razia, kata Rusdi, akan dilakukan ketika gas elpiji 3 kg sudah tidak langka lagi.

“Karena kalau saat ini kita razia, memang gasnya sedang tidak ada di mereka,” ujarnya.

Sanksinya, pihaknya akan menyita tabung gas 3 kg para pengecer.

Kemudian, untuk rumah makan, terlebih dahulu akan diminta untuk menukarkan tabung gas 3 kg dengan ukuran 5 kg atau 12 kg. Jika masih bandel, ada hukuman pidana dan denda.

“Sesuai Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2008, diancam pidana 3 bulan dan denda Rp50juta,” tegasnya.

Gelembungkan Harga Gas, Pangkalan LPG Nakal di Banjarmasin Selatan Disikat Polisi

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Berkah Lebaran, Feri Penyeberangan Kebanjiran Penumpang
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Banjarmasin: 2 Lagi Positif, Pengambangan dan Kuripan Tambah Penderita
apahabar.com

Kalsel

Empat Sahabat Kepergok Nyabu di Sungai Miai, Satu Marketing Media
Yamaha Vixion

Kalsel

Braaak! Tronton Vs Yamaha Vixion di Satui Tanbu, Pengendara Motor Tewas
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Kemanusian Korban Kebakaran Pulau Sebuku
apahabar.com

Kalsel

Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Ratusan Juta untuk Masyarakat
Kios Pasar Kuripan

Banjarmasin

Beda Nasib Pedagang, Pasca Belasan Kios Pasar Kuripan Banjarmasin Dibongkar
sembako

Kalsel

BI Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 241 Juta untuk Korban Banjir Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com