Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi Atensi  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

Cekcok Rumah Tangga: Habis Bunuh Istri, Pria di Palangka Raya Gantung Diri

- Apahabar.com Rabu, 24 Februari 2021 - 09:27 WIB

Cekcok Rumah Tangga: Habis Bunuh Istri, Pria di Palangka Raya Gantung Diri

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Diduga sempat mengalami cekcok rumah tangga, pasangan suami istri di Jalan Petuk Ketimpun, Kota Palangka Raya harus tewas dengan cara tragis.

Pasutri Anang Syahrani (49) dan Ririn Amelia (30) ditemukan tak bernyawa oleh warga yang mendapat laporan dari kedua anaknya, Rabu (24/2) sekira pukul 00.30 WIB.

Anang Syahrani diketahui tewas dengan cara gantung diri, sedangkan istrinya tewas bersimbah darah karena bekas tusukan di bagian dada.

Umi, salah satu warga, menerangkan jika peristiwa memilukan tersebut baru diketahui setelah NA (11) anak dari pasutri tersebut mendatangi rumah tantenya Ria Agustina, berjarak 100 meter dari rumah.

Setibanya di sana, sang anak lalu meminta tolong kalau ibunya telah ditusuk oleh ayahnya di rumah.

Mendengar itu, suami dari Ria segera menuju rumah korban dan mendapati Ririn Amelia sudah tidak bernyawa di kamar, dan suaminya tergantung di ruang tamu.

“Sekitar pukul 00.30 WIB ributnya itu. Kedua anak korban mendatangi tantenya untuk meminta tolong,” terang Umi.

Setelah ditemukan, keduanya segera dievakuasi ke ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus untuk menjalani visum et repertum.

Saat ini kasus tersebut telah ditangani Polresta Palangka Raya. Proses penyelidikan dilakukan dengan olah TkP oleh tim inafis di lokasi kejadian.

Sejumlah barang bukti turut diamankan personel kepolisian dari lokasi kejadian, yakni ember bekas cat yang digunakan sebagai pijakan untuk gantung diri, pisau dapur, dan tali yang digunakan untuk gantung diri.

“Kita masih selidiki kasus ini apakah terkait KDRT atau ada tindak pidana lainnya. Saksi-saksi masih kita mintai keterangan,” tutur Kapolsek Pahandut, Kompol Edia Sutaata.

Personel kepolisian saat melakukan evakuasi terhadap kedua jenazah. Foto-ISTIMEWA.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Dongkrak Sektor Pariwisata, Pemprov Kalteng Terima DAK Rp3,4 M
apahabar.com

Kalteng

Cegah Covid-19, Dishub Kapuas Periksa 35 Kapal
apahabar.com

Kalteng

Golkar Kalteng Usung Kader Maju Pilkada 2020
Sugianto

Kalteng

Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup
apahabar.com

Kalteng

Dokter PDP dan Positif Corona di Kalteng, Begini Kondisinya
apahabar.com

Kalteng

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa di Barut, Ini Kata Inspektorat 
apahabar.com

Kalteng

Urung 3 Hari, Pasar Besar Ditutup Hanya Sehari
apahabar.com

Kalteng

6 Murid SD di Kapuas Ikuti Kompetisi Sains Nasional Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com