Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 2 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan

Di Tengah Kondisi Banjir, Covid-19 Kalsel Justru Meningkat

- Apahabar.com Jumat, 5 Februari 2021 - 18:45 WIB

Di Tengah Kondisi Banjir, Covid-19 Kalsel Justru Meningkat

Sebaran Covid-19 di Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Persoalan banjir belum usai, masyarakat Kalimantan Selatan masih dihadapkan dengan peningkatan kasus Covid-19. Diketahui ada penambahan 128 kasus positif pada hari ini, Jumat (5/2).

“Saat ini memang ada beberapa peningkatan, termasuk di antaranya menimpa nakes kita,” ucap Juru bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim ditemui di Gedung Idham Chalid Banjarbaru.

Dari sebaran wilayahnya, tim surveilans menjaring kasus terbanyak dari Kotabaru yaitu 33 orang. Disusul lainnya, yakni 27 kasus di Tanah Laut, 15 kasus di Banjar, 16 kasus di Barito Kuala, masing-masing 2 kasus di Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Utara, 1 kasus di Tanah Bumbu, 25 kasus di Banjarmasin dan 7 kasus di Banjarbaru.

Sehingga, jumlah akumulasinya menjadi 18.580 kasus positif dan tersisa 1.571 pasien positif dalam perawatan.

Berbagai upaya menekan angka penularan terus dilakukan, salah satunya melaksanakan vaksinasi. Pada tahap pertama, dari target 27 penerima, telah tercapai 12.055 tenaga kesehatan yang mendapatkan suntikan vaksinasi.

Dalam pelaksanaannya, kendala ditemui dikarenakan beberapa hal antara lain faktor penularan kasus dan banjir yang terjadi di wilayah Kalsel.

“Saat kita lakukan persiapan vaksinasi, teman-teman (nakes) dilakukan Rapid Antigen, ternyata ada yang positif. Kemudian dilanjutkan PCR juga positif. Sehingga tertunda untuk vaksinasi dan terjadi peningkatan kasus,” jelas Muslim

Dibeberkan Kepala Dinas Kesehatan Kalsel ini, peningkatan penularan kasus rata-rata berasal dari klaster keluarga. Selain itu kegiatan sosial yang disebabkan menurunnya kesadaran penerapan protokol kesehatan. Hal itu didukung dengan kondisi banjir yang membuat sulit untuk melakukan pengawasan ketat terhadap protokol Covid-19.

Tak hanya masyarakat, penularan juga terjadi di lingkup tenaga kesehatan. Dari catatannya, sedikitnya ada 27 nakes di Banjarbaru yang positif Covid-19.

“Tentu saja lebih dari itu. Kita masih mengidentifikasi, karena data ini dinamis terus,” imbuhnya

Sebagai informasi tambahan, sampai saat ini terdata 661 kasus kematian akibat penularan Covid-19. Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 16.348 orang, termasuk di antaranya 45 orang yang terdata pada hari ini.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Guru Bingung Pilih PGRI atau IGI? Simak Penjelasan Kadisdik Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kronologi 70 ASN Banjarmasin Masuk Pengawasan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sebernet Bagi-Bagi Sembako dan Alat Tulis untuk Penghuni Rumah Yatim
apahabar.com

Kalsel

Raperda APBD 2020, Enam Desa Masuk Prioritas Dibedah
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Belasan Hektare Lahan Warga Birayang HST Ludes Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Bupati HST Terpukul, KUA-PPAS Defisit Ratusan Miliar
apahabar.com

Kalsel

Tak Kantongi Izin, PT Travellindo Langgar Peraturan Menteri Agama dan Dirjen PHU
apahabar.com

Kalsel

‘NGODIM’, Warga Bangga dan Terharu Bisa Ngobrol Langsung dengan Dandim 1022/Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com