Pelambuan Membara, Belasan Rumah Terbakar Dini Hari Terciduk Warga, Begal Sapi Tanah Bumbu Lari Tunggang-langgang di Kotabaru Transkrip Rekaman Sengketa Pilgub Kalsel Beredar, Petinggi KPU Akui PPK Terima Duit Heboh Kades di Kelumpang Tersangka Pungli, Giliran Apdesi Kotabaru Buka Suara Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah

Di Tengah Pemulihan Ekonomi, Saham Benua Kuning Bergerak Menguat

- Apahabar.com Rabu, 3 Februari 2021 - 11:04 WIB

Di Tengah Pemulihan Ekonomi, Saham Benua Kuning Bergerak Menguat

Ilustrasi - Orang-orang yang memakai masker, menyusul wabah penyakit COVID-19, berjalan di atas jembatan dengan papan elektronik yang menunjukkan indeks saham Shanghai dan Shenzhen, di distrik keuangan Lujiazui di Shanghai. Foto-Reuters/Aly Song via Antara

apahabar.com, NEW YORK – Pasar saham Asia atau disebut Benua Kuning, bergerak menguat lebih tinggi selama awal perdagangan Rabu (3/2).

Penguatan saham di Benua Kuning di tengah pemerintah-pemerintah di seluruh dunia tampak siap meningkatkan pengeluaran untuk membantu pemulihan ekonomi dari virus corona dan program peluncuran vaksin yang dipercepat.

Dilansir Antara, indeks berjangka E-mini untuk S&P 500 naik 0,34 persen.

Indeks Nikkei Jepang menguat 0,3 persen pada awal perdagangan dan indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,8 persen. Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong turun 0,2 persen.

Wall Street reli pada Selasa (2/2) di tengah harapan baru untuk RUU bantuan Covid-19 senilai 1,9 triliun dolar AS dari Presiden AS Joe Biden ketika Senat memilih untuk memulai proses yang akan memungkinkan Demokrat untuk meloloskan paket Biden tanpa dukungan dari Partai Republik.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 475,57 poin atau 1,57 persen menjadi 30.687,48 poin, S&P 500 naik 52,45 poin atau 1,39 persen menjadi 3.826,31 poin dan Kompisit Nasdaq bertambah 209,38 poin atau 1,56 persen menjadi 13.612,78 poin.

Indeks MSCI yang melacak saham di seluruh dunia naik 0,07 persen.

Meningkatnya kemungkinan rencana Biden disahkan juga mengirim imbal hasil obligasi AS lebih tinggi karena kekhawatiran pasokan. Imbal hasil acuan obligasi 10-tahun terakhir naik 2,8 basis poin menjadi 1,1048 persen.

Kemajuan juga mulai terlihat dalam peluncuran vaksin di banyak negara.

“Semua bahan untuk pemulihan yang cepat mulai kuartal 2 dan seterusnya semakin manis dalam kue pesta pembukaan kembali,” kata Stephen Innes, Kepala Strategi Pasar Global di AxiCorp Financial Services.

Otoritas Rusia mengatakan mereka akan dapat memvaksinasi sekitar 700 juta orang tahun ini dengan vaksin virus corona Sputnik V. Negara-negara termasuk India dan Meksiko sedang dalam pembicaraan untuk menandatangani kesepakatan darurat guna mulai mengelola vaksin.

Di Amerika Serikat, pemerintahan Biden mengatakan akan meningkatkan pasokan suntikan mingguan secara nasional dan mulai mengirimkan vaksin virus corona langsung ke apotek ritel selain pengiriman yang sedang berlangsung ke negara bagian.

Sentimen bullish, yang juga didukung oleh laba yang lebih tinggi dari perkiraan oleh raksasa teknologi Alphabet Inc dan Amazon.com Inc, membayangi hiruk-pikuk perdagangan ritel yang telah menyibukkan pasar selama seminggu terakhir.

Hiruk-pikuk perdagangan yang diilhami media sosial Reddit yang mendorong saham GameStop naik lima kali lipat dalam lima hari minggu lalu tampak berakhir, ketika sahamnya jatuh 60 persen dalam perdagangan berat menjadi ditutup di 90,00 dolar AS, kurang dari seperlima dari tertinggi sepanjang masa pada Jumat (29/1/2021).

“Wallstreetbets sedang mencapai titik penurunan nilai,” kata Innes.

“Pedagang ritel masih akan menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan, tapi kita mungkin sudah melewati puncak YOLO [you only live once] dengan sesuatu yang tersembunyi mulai terungkap.”

Perak tergelincir lebih dari delapan persen pada Selasa (2/2/2021), menghancurkan reli yang didorong oleh pedagang ritel ke dekat puncak delapan tahun di sesi sebelumnya karena investor kecil mundur.

Spot emas turun 1,4 persen menjadi 1.835,11 dolar AS per ounce. Emas berjangka AS turun 1,6 persen menjadi 1.833,40 dolar AS.

Harga minyak terus naik karena produsen membatasi pasokan dalam menghadapi peningkatan permintaan bahan bakar dari badai musim dingin yang buruk di Northeast AS. Minyak mentah Brent dan minyak AS masing-masing menetap sekitar dua persen lebih tinggi.

Indeks dolar naik 0,096 persen, dengan euro tidak berubah pada 1,2042 dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tertekan Aksi Ambil Untung, IHSG Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

Belajar dari YouTube, Petani Melon di Batola Ini Menuai Sukses
apahabar.com

Ekbis

WhatsApp Bukan Aplikasi Pesan Terbaik, Ini 5 Alasannya
apahabar.com

Ekbis

Naik Tipis, Ekonomi Kalimantan Selatan Masih Bertumpu Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

Ganti Jadwal Penerbangan, AirAsia Gratiskan Biaya
apahabar.com

Ekbis

Dipicu Aksi Ambil Untung, IHSG Akhir Pekan Terkoreksi
apahabar.com

Ekbis

Besok, Hipmi-APNI Gelar Dialog Prospek Industri Nikel Dalam Negeri
apahabar.com

Ekbis

Harga Pertamax Turun Lagi, di Kalsel Rp 9.200/Liter
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com