Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19 Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup!

Di Ujung Pengabdian, Rizal Effendi Menangis Saat Paripurna Istimewa

- Apahabar.com Senin, 8 Februari 2021 - 17:02 WIB

Di Ujung Pengabdian, Rizal Effendi Menangis Saat Paripurna Istimewa

apat Paripurna Istimewa di Aula Pemkot menjelang HUT Kota Balikpapan ke-124. Apahabar.com/istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Ada yang menarik dalam Rapat Paripurna Istimewa yang digelar DPRD Balikpapan di aula Pemkot pada Senin (8/2). Suasana yang tadinya khidmat berubah menjadi haru. Bagaimana tidak, dalam sambutan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi menangis di hadapan para peserta rapat.

Rizal mengatakan bahwa Rapat Paripurna Istimewa ini merupakan rapat terakhir yang ia hadiri sebagai Wali Kota Balikpapan. Sebab sebentar lagi masa jabatannya akan berakhir.

“Perkenankan saya untuk terakhir kalinya memakai baju kebesaran Kepala Daerah seperti sekarang ini sebagai bentuk pernyataan pamit diri,” katanya sambil terisak.

Diketahui, Rizal sudah mengabdi selama 10 tahun sebagai Wali Kota Balikpapan dan 5 tahun sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan bersama Imdaad Hamid kala itu. Dan tahun ini, tepat pada 29 Mei nanti, masa jabatannya berakhir dan akan digantikan dengan Kepala Daerah yang baru, yakni Rahmad Masud.

“Secara resmi masa tugas saya berakhir 29 Mei 2021, akan tetapi apabila ada keputusan lain dari pemerintah, saya tentu harus siap,” ujarnya.

Akan berakhirnya masa jabatan telah disadari Rizal. Belakangan, dirinya sudah jarang diundang oleh organisasi masyarakat dalam setiap kegiatan.

“Ya, mungkin saya sudah dianggap sebagai mantan Wali Kota, tapi saya ikhlas menerimanya,” ucapnya.

Rizal mengutarakan suka duka selama ia menjadi Kepala Daerah. Di mana tak selamanya ia mendapatkan pujian, namun cacian dan makian pun kerap ia terima. Namun ia berusaha tegar dan terus menjalani tugas yang di embannya itu.

“Itulah romantisme pelayanan dalam melaksanakan amanah, tugas pemerintah, dan pembangunan,” tuturnya.

Ia pun berpesan kepada calon penggantinya agar meneruskan perjuangannya dalam membangun kota Balikpapan sebagai kota nyaman huni dan berkelanjutan menuju Madinatul Iman.

“Saya mohon maaf kepada pemimpin kota yang baru, pemimpin kota yang ke 11. Saya meninggalkan pekerjaan rumah yang banyak dan berat,” ungkapnya.

 

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

“Mengelola Konflik Itu Seperti Proses Menjodohkan”
apahabar.com

Kaltim

Menteri Keuangan Siap Bantu UMKM Kaltim
apahabar.com

Kaltim

CPNS Kaltim Wajib Siap-Siap, Seleksi Kompetensi Bidang CPNS Digelar Besok
apahabar.com

Kaltim

Dinilai Terburu-buru, KMS Kaltim Desak Dewan Setop Raperda RZWP3K

Kaltim

Jatanras Polda Kaltim Ringkus Sindikat Curanmor Antarkota di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

19 Paslon Peserta Pilkada Kaltim 2020, Simak Daftarnya
apahabar.com

Kaltim

Kawasan Ekosistem Esensial Wehea-Kelay Bakal Jadi Rujukan
Pria Tercebur

Kaltim

Pria Tercebur di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com