Tolak KLB, Simak Sikap Demokrat Kalteng Almarhum Kombes Sapta Dikenal Sebagai Pribadi yang Sederhana Mantap! Polsek Tapin Utara Bekuk Kurir Sabu 9,14 Kg asal Kalbar Ratusan Anggota Polisi di Tabalong Jalani Vaksinasi Covid-19 Update Covid-19 Kotabaru: Positif 9, Sembuh 3

Di Usia 74 Tahun, HMI Kalselteng Genggam Pancasila

- Apahabar.com Selasa, 9 Februari 2021 - 18:48 WIB

Di Usia 74 Tahun, HMI Kalselteng Genggam Pancasila

Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Selatan-Tengah (Kalselteng) menggelar dialog publik. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Selatan-Tengah (Kalselteng) menggelar dialog publik.

Kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke 74 HMI ini diselenggarakan di Kantor KNPI Kalsel, Selasa (9/2).

Adapun kegiatan ini turut mengundang Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto dan Presidium KAHMI Kalsel, Ani Cahyadi.

Ketua Umum Badko HMI Kalselteng Zainuddin menerangkan, pihaknya akan lebih intens dalam mengokohkan komitmen organisasi dalam keislaman dan keindonesiaan dalam berorganisasi.

“Dua prinsip itulah yang harus kita turunkan kepada para kader dan generasi HMI sebagai penerus bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, selain menguatkan landasan keorganisasian kegiatan dialog tersebut juga bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada seluruh kader organisasi kepemudaan bahwa HMI adalah sebuah organisasi perjuangan.

“HMI tetap berkomitmen untuk menggenggam Pancasila sebagai landasan organisasi dan tetap mengkritisi pemerintahan dalam hal substantif dalam mewujudkan Indonesia yang berkemajuan,“ pungkasnya.

Dalam dialog publik itu, HMI juga menghadirkan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto untuk memberikan arahan kepada para seluruh kader organisasi kepemudaan di Kalsel.

Orang nomor satu di wilayah hukum Bumi Antasari ini berharap dengan digelarnya dialog publik tersebut HMI bisa menghasilkan kader yang bisa berkiprah dan memberikan sumbangsih positif dalam kehidupan bernegara.

“Karena organisasi merupakan jembatan bagi anak bangsa untuk menggapai cita-cita,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam berorganisasi, para pemuda Indonesia dilatih untuk menjadi pribadi yang mempunyai visi dalam menjalankan kewajiban bernegara.

Pasalnya, berdasarkan pengamatan yang ia lakukan, hal yang paling berbahaya saat ini adalah permasalahan disintegrasi atau perpecahan yang terjadi di masyarakat.

Karena itu, mantan Kapolda Maluku Utara ini mengingatkan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia sangat rentan dipecah belah. Namun, ia percaya bahwa HMI bisa menyatukan pemuda untuk memajukan negara.

“Kita harus ingat perjuangan founding father bangsa kita yang telah mengucurkan keringat bahkan darah untuk memperjuangkan kemerdekaan yang saat ini kita nikmati. Jadi, saya berharap HMI bukan generasi yang hanya menikmati kemerdekaan. Tapi juga harus mengembangkan dan berkontribusi untuk kemajuan negara,” paparnya.

Selain itu, untuk menghindari perpecahan di masyarakat, ia juga meminta agar setiap kader organisasi kepemudaan diberi bekal untuk mencintai tanah air.

Kemudian pendidikan kepemimpinan yang mempunyai visi dan cita-cita yang mulia dalam bernegara. Lalu mampu berperan sebagai problem solving atau pemecahan masalah. Dan terakhir adalah berani mengambil keputusan.

“Kalau ciri-ciri itu ada dalam diri. Insyaallah ke depannya generasi bangsa kita akan maju,” tutupnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Warga Gambut Geger, Mayat Ditemukan dalam Sungai Buatan
apahabar.com

Kalsel

Ada Apa dengan KPU Kalsel? Pengamat: Ini Tidak Wajar!
apahabar.com

Kalsel

Aneh, Rumah Dinas PN Banjarmasin di Gandaria 2 Kembali Terbakar Dini Hari Tadi
apahabar.com

Kalsel

Ingat!!! Hari Ini Hujan Lagi
apahabar.com

Kalsel

Datangi Wisata Danau Seran, Polsek Banjarbaru Timur Sosialisasi Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Keluarkan Imbauan, Ibnu Sina Jamin Banjarmasin Bebas Suspect Corona

Kalsel

Ratusan Manusia Bershalawat Memperingati Maulid Nabi di Kotabaru

Kalsel

Operasi Besar-besaran di Banjarbaru, 53 Budak Narkotika Diamankan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com