Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta Polisi Bakal Tindak Parkir Sembarangan di Kawasan Taman Kota-Masjid Raya Kotabaru Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto

Dikenang Sebagai Bapak Tionghoa Indonesia, Gus Dur Dibuatkan Sinci

- Apahabar.com Jumat, 12 Februari 2021 - 13:05 WIB

Dikenang Sebagai Bapak Tionghoa Indonesia, Gus Dur Dibuatkan Sinci

Sinci Gus Dur. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Berjasa besar bagi perayaan Imlek di Indonesia, Gus Dur mendapat kehormatan dari warga Tionghoa. Dia dinobatkan sebagai Bapak Tionghoa Indonesia dan dibuatkan Sinci (papan arwah) yang ditempatkan di Gedung Rasa Darma Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah.

Mengutip CNN Indonesia, Jumat (12/2), perayaan Imlek di Indonesia tak lepas dari peran Presiden Republik Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.

Saat menjabat sebagai Presiden RI, ia menerbitkan Inpres Nomor 6/2000 pada 17 Januari 2000 yang membuat etnis Tionghoa bebas menjalankan kepercayaan dan adat istiadatnya.

Kemudian pada 9 April 2001 Gus Dur meresmikan Imlek sebagai hari libur nasional lewat Keppres Nomor 9 tahun 2001.

Nama Gus Dur pun kini lekat dengan panggilan Bapak Tionghoa Indonesia.

Di kawasan Pecinan Semarang, penghormatan terhadap Gus Dur pada tahun baru China atau Imlek ini diwujudkan dalam bentuk sinci atau papan arwah yang ditempatkan di Gedung Rasa Darma Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah.

Sinci Gus Dur dibuat oleh pembina Perkumpulan Boen Hian Tong, Harjanto Halim, pada awal Agustus 2014, yang sebelumnya meminta ijin kepada istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah.

Tepat pada 24 Agustus 2014, Sinci tersebut akhirnya diserahkan kembali oleh Sinta Nuriyah kepada Harjanto Halim untuk dipasang di tempat sembahyang Gedung Rasa Darma, berjejer dengan sinci para leluhur.

“Kami saat itu merasakan jasa pengabdian Gus Dur terhadap umat Tionghoa dan Agama lain di Indonesia sungguh luar biasa. Sepeninggal Gus Dur, kami ingin memberi penghormatan yang identik dengan tradisi kami. Akhirnya ketemu wujud Sinci, kemudian kita komunikasikan dengan Bu Sinta Nuriyah dan keluarga, dan akhirnya disetujui”, ungkap Harjanto di Gedung Rasa Darma, Kamis (11/2).

Seperti sinci pada biasanya, sinci Gus Dur juga terbuat dari kayu, hanya saja bagian atasnya berbentuk ornamen atap Masjid Agung Demak berjumlah tiga lapis dengan makna Iman, Islam dan Ikhsan.

Oleh Harjanto, bentuk tersebut merupakan masukan dari KH. Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus, yang merupakan sahabat Gus Dur.

Selain tulisan nama Abdurrahman Wahid, di sinci Gus Dur juga diberikan kalimat Cina bertulis “In hua zhibfu, Fu ruo guo shi”, yang berarti Bapak Tionghoa Indonesia.

“Sama terbuat dari kayu, hanya atasnya saja yang bentuknya atap Masjid Agung Demak. Itu masukan dari Gus Mus ke saya. Terus tulisan China yang artinya Bapak Tionghoa Indonesia”, kata Harjanto.

Di Gedung Rasa Darma, sinci Gus Dur ditempatkan di paling tengah di antara sinci lainnya. Setiap Imlek datang, sinci Gus Dur ikut disembahyangi dan diberi kalung bunga melati.

Menariknya, sejak ada sinci Gus Dur, rupa makanan sesaji di meja sembahyang depan sinci diubah oleh Harjanto. Unsur daging yang biasanya terdiri atas daging ayam, ikan dan babi, diganti menjadi daging ayam, ikan dan kambing.

“Makanan untuk sesaji persembahan kita ubah, karena ada sinci Gus Dur. Ya untuk menghormati karena Gus Dur kan muslim. Jadi babi kita ganti kambing,” terang Harjanto yang juga Ketua Komunitas Pecinta Untuk Pariwisata Semarang (Kopi Semawis).

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Turki Bisa Lanjutkan Proses Hukum Kasus Khashoggi
apahabar.com

Nasional

Tambah 2 Heli, BPBD Kalsel Siap Atasi Puncak Karhutla

Nasional

Sempat Sesak Sebelum Meninggal, Pipit Preman Pensiun Diduga Kena Serangan Jantung
apahabar.com

Nasional

Gubernur Maluku Dukung Program Pemerintah Kalsel
apahabar.com

Nasional

Jakarta PSBB Lagi, Anies Baswedan Tarik Rem Darurat
Gempa Sumbar

Nasional

Bali dan Bengkulu Hari Ini Diguncang Gempa
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: Covid-19 Berakhir Jika Masyarakat Patuh dan Disiplin
apahabar.com

Nasional

Ayah Ustaz Khalid Basalamah Meninggal Usai Terpapar Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com