Bantah Ijazah Rahmad Masud Palsu, Rektor Untri Siap Lapor Balik Satu Warga Kalsel Tertular Corona B117, Pj Safrizal Imbau Perketat Prokes Varian Baru Corona B117 Sudah Masuk Kalsel, Banjarmasin Belum Ada Temuan Resmi, Kejari Tanbu Tetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Kursi Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta

Dipengaruhi Pasang Surut Sungai, 2 Kecamatan di Tanah Laut Masih Terendam

- Apahabar.com Sabtu, 6 Februari 2021 - 18:34 WIB

Dipengaruhi Pasang Surut Sungai, 2 Kecamatan di Tanah Laut Masih Terendam

Dua warga melintasi jalan desa yang diterjang banjir terparah di Desa Banua Raya di Kabupaten Tanah Laut. Foto: Antara

apahabar.com, PELAIHARI – Hingga pekan ketiga banjir besar di Tanah Laut, kondisi Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur belum pulih sepenuhnya.

Pemukiman maupun jalan-jalan desa di kecamatan itu masih terendam hingga, Sabtu (6/2).

Seperti di Kecamatan Bumi Makmur, desa yang masih terendam adalah Bumi Harapan, Handil Birayang Bawah, Birayang Atas, Handil Gayam, Kurau Utara dan Handil Maluka.

“Diperkirakan sekitar 30 persen rumah dan jalan yang terendam. Itu rata-rata pemukiman yang berdekatan dengan sungai,” jelas Sahidanoor, Camat Bumi Makmur.

“Sementara warga yang sempat mengungsi akibat banjir, sebagian besar sudah kembali ke rumah masing-masing,” imbuhnya.

Dari sekitar 30 persen rumah, terbanyak di Desa Bumi Harapan, terutama kawasan RT 01, 02, 03 dan 05

“Kedalaman air disebabkan curah hujan dan lokasi yang berdekatan dengan sungai, terutam” timpal Riduan Syahrani, Kepala Desa Bumi Harapan.

“Kondisi Bumi Harapan tidak berbeda jauh dengan Desa Kurau, Handil Negara dan Kali Besar di Kecamatan Kurau. Ketiga desa itu juga berada di sekitar sungai,” sambungnya.

Sama seperti di Kecamatan Bumi Makmur, sebagian besar pengungsi dari Kecamatan Kurau juga telah kembali ke rumah.

“Meskipun rumah masih sedikit terendam, sekitar 90 persen warga banyak yang kembali. Sedangkan sisanya menetap di rumah keluarga, bukan dari posko pengungsian,” beber Syarifudin, Kepala Desa Kali Besar.

Seperti kawasan lain di Kalimantan Selatan yang diterjang banjir, kondisi Kali Besar dalam empat pekan terakhir tidak pernah dialami sebelumnya.

“Sebelumnya hanya banjir musiman yang surut kembali sekitar lima hari. Sekarang malah melebihi sebulan dan memaksa kami mengungsi,” tandas Syarifudin.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Longsor

Tanah Laut

Trauma Longsor, Warga Berhamburan ke Luar Rumah Saat Hujan Deras Melanda Tala
Banjir

Tanah Laut

Banjir Sudah Berlalu, Warga Desa Kunyit dan Panjaratan Tinggalkan Pengungsian
Banjir

Tanah Laut

Korban Tertimbun Longsor Guntung Besar Pelaihari Bertambah
apahabar.com

Tanah Laut

Ops Lilin – Intan 2020, Polres Tanah Laut Laksanakan Apel Gelar Pasukan
PDIP Kalsel

Tanah Laut

Berkat Perjuangan 2 Politisi PDIP Kalsel, Kawasan Perdesaan di Tala Kini Terang Benderang

Tanah Laut

Rusak Akibat Banjir, 532 Rumah di Tala Diusulkan Perbaikan ke Pusat
apahabar.com

Tanah Laut

Baru Tiga Destinasi Wisata di Tanah Laut Buka
Sektor Wisata

Tanah Laut

Banjir Tanah Laut, Sektor Wisata Rugi Miliaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com