Adaro-PAMA ‘Cerai’, Bagimana Nasib 4.850 Karyawannya? Tertular dari Istri, Mantan Wagub Kalsel Rudy Resnawan Positif Covid-19 Hari Ini, Giliran Perwira dan Prajurit Lanal Kotabaru Divaksin Covid-19 Sempat Lambat Panas, Dwigol Garuda Muda Gasak Tira Persikabo Terungkap, 8 DPC Demokrat Kalsel Membelot Ikuti KLB Sumut!

Diskakmat Pusat, Perda Minol Banjarmasin Tak Berkutik

- Apahabar.com Kamis, 4 Februari 2021 - 18:36 WIB

Diskakmat Pusat, Perda Minol Banjarmasin Tak Berkutik

Ilustrasi minuman beralkohol. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarmasin Nomer 10 Tahun 2017 tentang pengawasan dan penjualan minuman beralkohol (minol) dibuat tak berkutik oleh perizinan pusat.

Pasalnya, penjualan minol di Banjarmasin sekarang ini tidak perlu lagi mengantongi izin SIUP MB dari Pemkot setempat.

Sekarang ini perizinan bisa langsung ke pusat melalui Online Single Submission (OSS) yang diluncurkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin, M Ikhsan Al Haque sedang mengupayakan bagaimana formulanya agar tidak berseberangan dengan Perda setempat.

Meskipun demikian, Ikhsan mengaku sedikit geram, pasalnya ada salah satu lokasi cafe yang dikunjungi dan dirazia tidak bisa ditertibkan, karena telah mengantongi izin pusat tersebut.

“Hal ini juga berdampak dengan daerah karena perizinannya tidak diketahui daerah. Dengan begitu nanti akan kita data dan jangan sampai ini bertabrakan antara pemerintah daerah dan pusat,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Banjarmasin, Muryanta, menyatakan perizinan SIUP MB sekarang hanya mengacu layanan Online Single Submission (OSS) yang diluncurkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Namun, lanjut Muryanta penjualan minol yang kadar alkoholnya di bawah 5 persen diperbolehkan dijual di cafe maupun di minimarket. Itu sudah diatur dalam Permendagri.

Untuk bisa mendapatkan izin usaha di OSS, terlebih dahulu mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang merupakan identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS setelah pelaku usaha melakukan pendaftaran.

NIB ini adalah salah satu terobosan penting pada proses perizinan usaha di Indonesia.

“Hingga saat ini pengusaha yang pernah memiliki SIUB MB tidak membuat perizinan ke OSS. Nah di OSS itu harus melampirkan akte perdagangan, karena akte yang dulu tidak berlaku,” tuturnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ustaz Yusuf Mansur Ungkap Kepergian Guru Zuhdi: Beliau Teduh
apahabar.com

Kalsel

Pemicu Tingginya Angka Kecelakaan Pelayaran di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Anggota DPRD Kalsel Ardiansyah Harap Penangangan Covid-19 Maksimal
apahabar.com

Kalsel

Dibuka Bupati Tapin, Musik Dayak Meratus Ramaikan Tapin Art Festival
Banjarmasin

Kalsel

20 Hari Kasus Wildan, Keluarga Pertanyakan Komitmen Polresta Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Ingatkan Anggotanya Tak Jadi Beking Illegal Mining dan Logging!
banjir

Kalsel

Ketinggian Banjir Capai Pinggang Orang Dewasa, 7 Kelurahan di Banjarbaru Terdampak Paling Parah
apahabar.com

Kalsel

Sudah Semua Logistik Pemilu Diterima
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com