Sidang Pembuktian AnandaMu, Koordinator Banjarmasin-Baiman 2 Beri Kesaksian Kecelakaan Tunggal di Tol Mantewe Tanbu, Dua Orang Tewas Buntut Pembongkaran, Satgas Normalisasi Sungai Banjarmasin Kena Gugat Beredar Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta, Kordiv Bawaslu Terkejut Tak Cuma Wali Rakyat, Wali Kota Banjarmasin Juga Minta Mobdin Baru!

Dor! Polisi Tembak Kaki Penculik Anak di Palembang

- Apahabar.com Minggu, 21 Februari 2021 - 10:29 WIB

Dor! Polisi Tembak Kaki Penculik Anak di Palembang

Pelaku penculikan, SH (38) terpaksa ditembak kakinya karen melawan saat akan ditangkap tim Polrestabes Palembang, Sabtu (21/2) malam. Foto: Antara

apahabar.com, PALEMBANG – Anggota polisi terpaksa menembak satu dari dua pelaku penculikan anak di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Lantaran dia coba melawan dan berupaya kabur saat diamankan polisi. Sementara korban telah dilepaskan pelaku beberapa jam sebelum ditangkap.

Kedua pelaku masing-masing ST (32) ditangkap di kawasan Sekip dan SH (38) ditembak kakinya saat penangkapan di KM 11 Kecamatan Alang-Alang Lebar.

“Keduanya menculik dengan maksud ingin meminta tebusan uang Rp100 juta,” ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra dilansir Antara, Minggu (21/2/2021).

Menurutnya kedua pelaku dapat ditangkap kurang dari 24 jam berkat rekaman kamera pengintai yang memperlihatkan penculikan terhadap korban DI (4) di Jalan Suparman Kelurahan Sukajaya pada Jumat (19/2) siang.

SH nekat menculik DI menggunakan sepeda motor kemudian sempat menyekapnya di sebuah rumah kosong dengan mata tertutup dan kain terikat. Sementara ST diminta menghubungi orangtua korban untuk menyerahkan uang.

Namun kedua pelaku mengurungkan niat memeras orangtua korban karena aksi keduanya keburu viral di media sosial.

Kemudian ST menyerahkan korban kepada warga dengan berpura-pura menemukan korban, korban pun diserahkan ke Polrestabes Palembang dalam kondisi sehat.

“Proses korban ditemukan ini cukup aneh, maka kami dalami lagi dengan menjemput ST sampai disimpulkan ternyata dia juga pelaku,” kata dia menambahkan.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh keterangan jika pelaku SH selama satu bulan terakhir memang berkeliling mencari calon-calon korban penculikan karena terdesak kebutuhan ekonomi dengan dalih dampak Covid-19.

Sementara dari penangkapan itu polisi menyita barang-bukti berupa satu unit sepeda motor, helm dan jaket.

Polisi menjerat keduanya dengan pasal 76 F junto pasal 83 undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 600 juta.

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Pastikan Kesiapan Anggaran Pilkada Serentak
apahabar.com

Nasional

Viral! Spirit ASIAN Games 2018, Meraih Bintang Via Vallen jadi Lagu Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin
apahabar.com

Nasional

‘Diserang’, Jokowi Tak Ambil Pusing
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Klorokuin Bukan Obat Utama Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Seorang Perempuan Nyaris Mendapat Perlakuan Jahat Driver, Selamat Berkat Emergency Button Grab
apahabar.com

Nasional

Gempa 2,9 SR Guncang Konawe
Per 16 Maret, Tarif Ojek Online Naik

Nasional

Per 16 Maret, Tarif Ojek Online Naik
Jokowi

Nasional

Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com