Duh, Jatah Ratusan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Raib di Agen Muara Asam Asam Tala Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa? Kabupaten Banjar Lanjutkan PPKM Mikro ke Tahap Dua Sah! Jaksa Tetapkan Kades di Kelumpang Kotabaru Tersangka Pungli Cafe Jual Miras di Banjarmasin Bak Kebal Hukum, Buntut Izin Pusat?

Draft Tersusun, Pemprov Kalsel Siap Laksanakan PPKM Skala Kecil

- Apahabar.com Selasa, 9 Februari 2021 - 06:54 WIB

Draft Tersusun, Pemprov Kalsel Siap Laksanakan PPKM Skala Kecil

Kota Banjarmasin. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan bersiap untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro. Kendati belum disahkan secara resmi, namun draft instruksi Gubernur Kalsel telah tersusun.

“Sehubungan PPKM, hari ini disepakati untuk diperpanjang,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Mujiyat, dalam rapat virtual PPKM Kalsel, kemarin sore.

Draft yang telah disiapkan hanya menunggu keputusan akhir dari Gubernur Sahbirin Noor. Menurut Mujiyat, saat ini kepala daerah yang akrab disapa Paman Birin itu sedang bertolak ke Jakarta untuk menerima penghargaan Pena Emas dari PWI.

“Edaran gubernur akan secepatnya. Barangkali besok siang beliau kembali dan akan kita sodorkan (draft) untuk ditandatangani,” lanjutnya

PPKM Skala Mikro sendiri diterapkan guna menekan angka penularan virus Covid-19 di Kalsel. Mengingat, terjadi lonjakan kasus positif sepanjang Januari 2021 ini.

“Pola formula PPKM ini tidak hanya mengandalkan 3T dan 4M, tetapi bagaimana masyarakat supaya patuh,” terangnya

Berdasarkan data yang dihimpun satgas Covid-19, ada beberapa kabupaten/kota yang mengalami peningkatan kasus dan memiliki riziko tinggi atau berstatus zona merah. Daerah yang disoroti, yakni Banjarmasinm Banjarbaru, Tanah Laut dan Kotabaru.

“Sandaran kita adalah instruksi gubernur, agar menekan angka penularan kasus. Sekarang bagaimana perilaku masyarakat itu yang terpenting,” imbuh Mujiyat

Tak dipungkiri, penerapan PPKM pada jilid sebelumnya dinilai tidak efektif dalam menekan penularan kasus. Ditambah dengan kondisi bencana banjir, membuat menurunnya tingkat disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Terjadi kerumunan yang tidak terhindarkan. Untuk itu, di PPKM ini ada sebuah pengetatan sehingga mereka patuh dan komitmen bersama,” sebutnya

Terkait PPKM berbasis mikro, juru bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim, menyampaikan dalam pelaksanaan aturannya akan menindaklanjuti dari instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 tahun 2021.

Disebutkan, provinsi diminta untuk memastikan dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota dan menetapkan wilayah yang menerapkan PPKM Mikro.

“Terkait kebutuhan dasar, dalam instruksi Kemendagri ada anggaran Badan Urusan Logistik (Bulog), ada Kementerian. Provinsi dan Kabupaten/kota untuk merumuskannya,” kata Muslim menambahkan.

Sementara, penetapan wilayah akan dilihat berdasarkan peta zonasi risiko sampai di tingkat RT/RW. Sampai surat edaran Gubernur dikeluarkan, pihaknya terus memantapkan kembali draft instruksi yang telah disusun.

“Menurut kami akan diberlakukan di seluruh kabupaten/kota dengan melihat zona yang ada di setiap level RT atau RW,” ulang Kepala Dinas Kesehatan Kalsel ini.

PPKM berbasis mikro diharapkan dapat mengendalikan mobilitas masyarakat hingga ke tingkat terkecil. Sehingga, dapat menekan lajunya pertumbuhan kasus baru di Kalsel.

“Karena ini berbasis mikro. Kita lihat kenaikannya, karena bergelombang antar wilayah. Penekanan zonasi tergantung penyampaian Dinkes masing-masing kabupaten/kota, maka pengetatan akan berbeda sesuai kondisi zonanya,” tutur Muslim

Reporter : Musnita Sari

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pilkada di Tengah Pandemi, Paman Birin: Protokol Kesehatan Harus Diperketat!
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Imbau Pembagian Kurban Tanpa Kantong Plastik
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Jelang HUT RI, Calon Paskibraka Diseleksi Ketat
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Sikapi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Dinas PPPA Akui Minim Laporan
Banjir Bandang Kalsel

Pemprov Kalsel

Banjir Bandang Kalsel, Infrastruktur Rusak Nyaris Rp 1 Triliun
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Sambut Ramadan, Pemprov Kalsel Launching Pasar Murah ‘Door To Door’
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Entaskan Kemiskinan, Pemprov Kalsel Bedah Rumah Buruh Bengkel
banjir

Pemprov Kalsel

Tak Ingin Kebanjiran Lagi, Pemprov Kalsel Segera Pasang Sistem Peringatan Dini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com