Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Duh, Jatah Ratusan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Raib di Agen Muara Asam Asam Tala

- Apahabar.com Kamis, 25 Februari 2021 - 10:28 WIB

Duh, Jatah Ratusan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Raib di Agen Muara Asam Asam Tala

Ilustrasi gas elpiji 3 kg bersubsidi. Foto-net

apahabar.com,PELAIHARI – Derita dialami warga Desa Muara Asam Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Menyusul raibnya jatah 280 gas elpiji 3 kg bersubsidi di agen-agen.

Raibnya jatah gas elpiji 3 kg bersubsidi ternyata sudah lama, sekitar setahun lebih.

“Kami kaget jatah 280 gas elpiji 3 kilogram (bersubsidi) untuk warga Muara Asam-Asam tidak ada lagi jatah di agen,” kata Kepala Desa Muara Asam Asam, Zainuddin kepada apahabar.com, Kamis (25/2/2021).

Diakuinya, selama ini terjadi pergantian agen. Namun semestinya, lanjut dia, jatah gas elpiji untuk masyarakat tidak ikut diganti.

Sebab, beber Zainuddin, warga sudah terdaftar sebagai penerima gas elpiji 3 kg subsidi itu.

“Akhirnya pangkalan yang ada di muara ini juga mati. Sebab tidak mendapatkan jatah yang semestinya ada dan terdaftar,” keluh Zainuddin.

Akibatnya, membuat warga Desa Muara Asam Asam kesulitan untuk memasak makanan sehari-hari.

“Ada yang beralih ke kayu dan sebagian lagi mencari gas elpiji 3 kilogram di luar (daerah), dengan harga tak lagi subsidi. Harganya bisa mencapai Rp50.000 per tabung,” terang Zainuddin.

Apalagi saat ini, kata dia, meski harga mahal, warga juga kesulitan mendapat gas elpiji 3 kilogram itu.

Zainuddin berharap, perhatian pemerintah daerah atau PT Pertamina terkait kesulitan warga kali ini.

Terpisah, anggota DPRD Tanah Laut Hj Yuliani, menyayangkan raibnya jatah elpiji 3 kilogram itu.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala dan Pertamina turun tangan, agar jatah elpiji 3 kg bersubsidi yang menghilang itu bisa kembali ke warga.

“Pemda dan pertamina kami harapkan segera bertindak. Kasihan warga di tengah kondisi ekonomi sulit pendapatan tak menentu gas subsidi mereka pun hilan,” kata Yuliani.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan Pemkab Tala H Syahrian Nurdin tak menampik raibnya jatah elpiji 3 kilogram untuk warga Desa Muara Asam Asam tersebut.

“Iya kami sudah mengetahui bahwa jatah elpiji 3 kilogram warga hilang di agen pasca berganti kepemilikan. Ini kami sedang menelusuri ke mana jatah itu beralih,” timpalnya.

Ia berjanji, masalah ini dibahas dalam rapat kerja dan akan segera mencarikan jalan keluarnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Viral Begal Payudara di Banjarmasin, Polisi: Jangan Lapor Medsos
apahabar.com

Kalsel

Tegakan Disiplin, Bid Propam Razia 100 Personel Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Terdampak Pandemi Corona, Pengrajin Parcel Lebaran di Banjarmasin Gigit Jari
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina hingga Anggota DPRD Kalsel Hadiri Banjarmasin Berselawat
apahabar.com

Kalsel

Nekat Jualan Miras, Janda Muda di Pulau Laut Tengah Kotabaru Diringkus Polisi

Kalsel

Adaptasi Kebiasaan Baru, Polres HSU Laksanakan Patroli Malam
apahabar.com

Kalsel

UIN Antasari Banjarmasin, 2019 Bangun Kampus di Banjarbaru
apbd tanbu 2021

Kalsel

Dugaan Data APBD Tanbu 2021 Telah Diubah Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com