IWD 2021: Kekerasan Seksual Masih Mengintai Mahasiswi di Kalsel Listrik di Kalsel-Teng Mendadak Padam, PLN Beber Biang Keroknya IWD 2021: Seruan Tolak Kekerasan Seksual di Banjarmasin Bergaung!  Innalillahi, Pejabat Senior Pemkab Kotabaru Tutup Usia Stimulus Fiskal AS Picu Penguatan IHSG 

Embat Motor Penghulu, Pengantin Baru di Banjarmasin Terancam 7 Tahun Penjara

- Apahabar.com Sabtu, 13 Februari 2021 - 19:14 WIB

Embat Motor Penghulu, Pengantin Baru di Banjarmasin Terancam 7 Tahun Penjara

Pasutri di Banjarmasin embat motor penghulu. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Usai ijab kabul, pasangan suami istri di Banjarmasin tega menggasak sepeda motor milik penghulu yang baru saja menikahkan mereka.

Belakangan pelaku diketahui bernama Roni dan Ipit.

Peristiwa aneh tapi nyata tersebut terjadi di rumah korban, tepatnya di Jalan Sungai Jingah, RT. 17, No. 3, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, pada 28 November 2020 silam.

Berdasarkan unggahan Tim Macan Kalsel di akun resmi Instagramnya, kejadian itu bermula ketika pelaku datang ke rumah korban dan meminta untuk dinikahkan.

Usai dinikahkan, pelaku Roni melihat kunci kontak milik korban masih menempel di sepeda motor.

Seakan tak mau melewatkan kesempatan itu, pelaku dengan cepat membawa kabur sepeda motor tersebut.

Saat korban menyadari bahwa sepeda motor miliknya yang terparkir di halaman rumah hilang, korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Banjarmasin utara guna dilakukan penyelidikan dan mencari pelaku.

Setelah menerima laporan, Tim Macan Kalsel melakukan penyelidikan dan mencari tempat persembunyian pelaku.

Dari hasil penyelidikan tim di lapangan, diketahui tempat persembunyian kedua pelaku berada di Pasar Sudimampir. Akhirnya Tim bergerak cepat meringkus pelaku.

Berdasarkan hasil interogasi, polisi mengungkapkan, pelaku Roni merupakan seorang residivis.

Bahkan Roni sudah 2 kali keluar masuk penjara dalam kasus yang sama (Curanmor sebanyak 25 Unit).

“Dari hasil interogasi, pelaku atas nama Roni sudah 2 kali keluar masuk penjara dalam kasus yang sama,” tulis Tim Macan Kalsel Direskrimum Polda Kalsel di akun resmi Instagramnya, Sabtu (12/2) siang.

Kepada polisi, pelaku mengaku menjual sepeda motor milik korban kepada seorang penadah atas nama Sani.

Selanjutnya, Tim Macan Kalsel berhasil mengamankan penadah atas nama Sani bersama 2 orang lainnya, yakni Alan dan Jainal.

Dari hasil pencarian barang bukti lainnya, petugas berhasil mengamankan belasan unit sepeda motor.

Pelaku dan barang bukti dibawa ke Ditreskrimum Polda kalsel guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Para pelaku dijerat dengan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana, dan diancam dengan kurungan penjara selama 7 tahun.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Bom Molotov di Rumah Laode, Saksi Dengar Suara Gaduh Tengah Malam
apahabar.com

Hukum

Dua Bulan Buron, Polisi Bekuk Pengedar Sabu Kandangan di Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Aksi Maling Sepeda Gunung di Rumah Anggota Dewan Terekam CCTV
apahabar.com

Hukum

Polres Tala Amankan Ribuan Kayu Ilegal di Desa Pasir Putih
apahabar.com

Hukum

Dua Warung Jablay di Tanah Bumbu Dibongkar Satpol PP
apahabar.com

Hukum

Waspada, Kecelakaan Juga Mengintai Saat Waktu Lengang
apahabar.com

Hukum

Hasil Otopsi Jasad Dikira Boneka di Tabalong, Kurang Oksigen ke Otak Akibat Tekanan di Leher
apahabar.com

Hukum

PNS di HSU Tertipu Jual-Beli Rumah, Ratusan Juta Ambyar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com