Kamar Pesantren di Lapas Kotabaru Dirazia, Petugas Temukan Barang Terlarang Polresta Banjarmasin Janji Usut Tuntas Kasus Kematian Wildan Skandal Pungli di Tegalrejo Kotabaru Sudah Berlangsung Lama! Duh, Usai Divaksin Covid-19 Sejumlah Wartawan Pingsan Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi

Forkopimda, Sasaran Pertama Vaksinasi Covid-19 di HST

- Apahabar.com Selasa, 9 Februari 2021 - 18:15 WIB

Forkopimda, Sasaran Pertama Vaksinasi Covid-19 di HST

Wabup Berry dan Kapolres HST Danang dan tokoh masyarakat asal Haruyan menerima surat vaksinasi usai disuntik Vaksin Sinovac di RSUD H Damanhuri Barabai, Selasa (9/2). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19 di RS Damanhuri, Selasa (9/2). Sasaran pertama yang disuntik Vaksin Sinovac adalah Forkopimda HST.

Kepala Dinas Kesehatan HST, Kusudiarto menyebutkan, ada 17 perwakilan instansi yang diundang untuk vaksinansi hari ini. Termasuk para pimpinan daerah dan tokoh masyarakat.

Dari sejumlah Forkopimda, hanya Bupati HST, A Chairansyah yang tidak bisa divaksin. Sebab, tidak memenuhi syarat.

“Pertama karena faktor umur. Vaksinasi ini dibatasi usia 18 sampai 59 tahun saja,” terang Kusudiarto.

Wabup Berry jadi orang pertama yang disuntik Vaksin Sinovac pada tahap pertama di RSUD H Damanhuri Barabai, Selasa (9/2). Foto-Istimewa.

Untuk vaksinasi tahap kedua atau tingakatan selanjutnya, dibeberkan Kusudiarto akan dilaksanakan 14 hari ke depan. Atau setelah vaksinasi yang pertama ini.

“23 Februari nanti, vaksinasi tahap dua kepada orang yang sudah disuntik,” pungkas Kusudiarto.

Macam-macam perasaan usai di suntik Vaksin Sinovac diungkapkan sejumlah pejabat di HST. Misalnya Wakil Bupati HST Berry Nahdian Forqan dan Kapolres HST, AKBP Danang Widaryanto. Keduanya meyakini, vaksin ini aman untuk digunakan warga.

Seperti yang dijelaskan Dinas Kesehatan, tingkat efektivitasnya 65 persen dan efek sampingnya hanya 0,1 persen.

Berry mengaku badannya lemas usai disuntik vaksin. Menurut dia, lemasnya tubuhnya itu bukan karena efek samping dari vaksin, melainkan hanya sugesti saja yang mempengaruhi psikologisnya.

“Rasanya seperti kita donor darah, memang tubuh sedikit lemas. Karena sebelum disuntik badan belum lemas. Itu hanya psikiologis saja,” kata Berry.

Lain lagi dengan Kapolres Danang. Dia tak merasakan ada efek di tubuhnya. Bahkan Kapolres meyakini, vaksinasi tersebut adalah upaya untuk meningkatkan imun tubuh.

“Alhamdulillah sudah divaksin. Biasa-biasa aja, tidak ada mual, pusing atau sebagainya. Alhamdulillah baik-baik saja setelah divaksin tadi. Tidak perlu khawatir dan takut untuk divaksin,” imbau Danang.

Baik Wabup maupun Kapolres telah memenuhi syarat untuk divaksin. Sebab keduanya tidak memiliki riwayat sakit apapun setelah pihak Dinkes mengecek kesehatannya.

Perasaan yang diungkapan keduanya tadi diutarakan setelah keduanya diobservasi selama 30 menit pascavaksinasi.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

banjir hst

HST

Rumah Hilang Disapu Banjir, Warga Waki HST Pilih Tinggal di Puing-Puing
apahabar.com

HST

Pemkab HST Peduli, Wabup Berry Turun Tangan Sosialisasikan Pencegahan Covid-19
Debit Air Sungai

HST

BREAKING NEWS: Debit Air Sungai Hantakan HST Meningkat Drastis!
Sampah

HST

Sampah Masih Menumpuk di Barabai, Giliran Anwaha Turun ke Jalan
Honda Mobilio Terbakar

HST

Babak Baru Kasus Honda Mobilio Terbakar di SPBU HST
korban banjir

HST

Posko Kemanusiaan Lintas Iman Bantu Bahan Bangunan untuk Huntara Korban Banjir HST
apahabar.com

HST

Poktan di Batara Panen Kacang, Bupati HST: Kontribusi Nyata Dukung Pertanian Tangguh
apahabar.com

HST

Tangani Covid-19, Wabup HST Harapkan Kerja Sama Masyarakat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com