Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Dugaan Penggelembungan Suara Pilgub Kalsel, Muthalib: Paraf Saya Dipalsukan Dukung Infrastruktur Food Estate Kalteng, Kemenhub Tinjau Lokasi Dermaga Kapuas Usai Divaksin, Nakes di Palangka Raya Terpapar Covid-19

FSPMI Kalsel Masih Ngotot Soal Ciptaker

- Apahabar.com Sabtu, 6 Februari 2021 - 20:16 WIB

FSPMI Kalsel Masih Ngotot Soal Ciptaker

Ketua FSPMI Kalsel, Yoeyoen Indharto saat menyampaikan pernyataan terkait UU Ciptaker dan hak buruh di Sekretariat FSPMI, Jalan Sutoyo S Banjarmasin, Sabtu (6/2) sore. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalimantan Selatan (Kalsel) tetap ngotot memperjuangkan hak buruh dari UU Cipta Kerja (Ciptaker).

Pasalnya, mereka menilai UU Ciptaker makin mencekik para buruh.

Ketua FSPMI Kalsel, Yoeyoen Indharto, mengatakan hak buruh makin teramputasi dengan aturan tersebut.

“Minimal batalkan UU Cipta Kerja Nomor 11 tahun 2020 dan atau keluarkan klaster ketenagakerjaan dari UU cipta kerja,” kata Yoeyoen ditemui saat peringatan HUT FSPMI Ke-22 di sekretariatnya, Jalan Sutoyo S Banjarmasin, Sabtu (6/2) sore.

Di antara yang dianggap terjadi kesenjangan itu soal pesangon dan alih daya.

Ia mengibaratkan, buruh yang bekerja maksimal 24 tahun masa kerja, hanya mendapat 19 kali upah pesangon dan 6 kali sisanya masih diproses oleh BPJS Tenaga Kerja yang sampai saat ini aturanya belum jelas.

Kemudian soal alih daya, dulu hanya ada beberapa pekerjaan yang dapat dilakukan sistem seperti itu. Namun, sekarang, semua sektor dapat alih daya hal itu berdampak pada status hubungan kerja yang tidak jelas.

“Hal itu, pada kemudian akan mempengaruhi masa kerja pesangon dan penerimaan pada jaminan sosial masing-masing buruh,” ujar Yoeyoen.

Yoeyoen menambahkan, FSPMI sudah melewati perjuangan 20 tahun pertama, selanjutnya pihaknya akan berperan aktif mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tahun ini, sebutnya, FSPMI juga mengawal dengan advokasi dan pembelaan dengan anggota yang berjibaku dengan permasalahan ketenagakerjaan.

“Saat ini ada 5 perusahaan yang sedang kami kawal untuk memberikan hak para buruh,” pungkasnya.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pilkada Kalsel 2020, Tim Kampanye Sahbirin-Muhidin Lirik Suara Pemilih Milenial
apahabar.com

Kalsel

Giliran Lahan di Desa Cindai Alus Martapura Diamuk Api
Imlek 2021 di Kalsel

Kalsel

Wow, Pemotongan Kue Keranjang 1,2 Ton Warnai Perayaan Imlek di Kalsel
Masjid

Kalsel

Pandemi dan Lesunya Kehidupan Masyarakat di Sekitar Masjid Pusaka Banua Lawas Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Jelang New Normal, Bang Dhin Minta Sekolah di Kalsel Tidak Pasif
apahabar.com

Kalsel

Jabat Ketua DPC PDIP Banjar, Fahrani : Ditantang Besarkan ‘Banteng’ di Kota Serambi Mekah
apahabar.com

Kalsel

Apes! Mobil Dispencapil Tanbu Tabrak Tiang Listrik  
apahabar.com

Kalsel

Kodim 1008 Tanjung Gelar Tari Kreasi Daerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com