MPP Banjarbaru Bawa Angin Segar, Investasi Lampaui Target hingga 124 Persen Peredaran Rokok Ilegal Tinggi, KAKI Kalsel Geruduk Kantor Ditjen Bea Cukai Status Siaga Banjir di Balangan Berlaku hingga 12 Desember Waspada Banjir Rob, BPBD Tanah Bumbu Ingatkan Warga Pesisir Laut Puncak Harjad ke-56 Tabalong, Momentum Melanjutkan Estafet Pembangunan Lebih Maju

Gas Langka dan Mahal, Disdag Gandeng Agen Distribusikan Elpiji 3 Kg di HST

- Apahabar.com     Jumat, 26 Februari 2021 - 19:29 WITA

Gas Langka dan Mahal, Disdag Gandeng Agen Distribusikan Elpiji 3 Kg di HST

Warga Desa Aluan Mati berbondong-bondong mengantre untuk mendapatkan LPG murah di kantor desa setempat, Jumat (26/2)./Foto-apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Dinas Perdagangan (Disdag) Hulu Sungai Tengah (HST) mengadakan pasar murah.

250 elpiji 3 kilogram tersedia bagi warga terdampak banjir. Harganya dibawah HET atau dari Rp17.500 menjadi Rp.15.000.

Namun per kepala keluarga hanya dibolehkan membeli satu tabung elpiji saja.

Kabid Perdagangan HST, Johansyah, menyebutkan operasi pasar murah itu merupakan upaya untuk meningkatkan kebutuhan pokok warga, terutama untuk mereka yang terdampak banjir.

“Kita bekerja sama dengan 5 agen di HST. Jadi harganya lebih murah dari HET,” terang Johansyah saat memimpin operasi pasar murah di Aluan Mati Kecamatan Batu Benawa, Jumat (26/2) sore.

Johansyah merincikan, 250 LPG 3 kilogram tadi didapat dari tiap agen. Artinya, 5 agen tadi menyumbang 50 LPG 3 kilogram.

“Per minggu mereka (agen) menyalurkan 50 LPG untuk didistribusikan ke masyarakat melalui kami,” terang Johansyah.

Agenda itu, lanjut Johansyah, merupakan agenda yang ketiga kalinya, setelah menyalurkan LPG 3 kilogram di Kecamatan Hantakan dan Barabai.

“Di Hantakan kita sudah mengadakan operasi ini di 12 titik dari 6 desa,” kata Johansyah.

Agenda ini akan dikawal Disdag HST sampai 10 kali. Saat ini sudah dilakukan selama 3 kali dalam 3 minggu

“Insyaallah kita akan rutin mengadakan operasi pasar murah ini tiap minggu di wilayah terdampak banjir,” tutup Johansyah.

Ipit, salah satu warga Aluan Mati, merasa terbantu dengan adanya pasar murah yang dilaksanakan Disdag itu.

Pasalnya, sudah sebulan lalu pascabanjir HST, Ipit dan warga di sana kesulitan mencari si melon itu. Selain menjadi menjadi barang langka di sana, harganya pun melambung tinggi.

“Kalaupun ada, harganya mencapai 25 ribu sampai 30 ribuan dari harga biasa (HET Rp 17.500-red). Itu juga harus menunggu lama,” kata Ipit, Jumat (26/2).

Dengan adanya pasar murah tadi, Ipit dan warga lainnya terbantu.

“Harganya murah dan ini sangat membantu kami yang terdampak banjir,” tutup Ipit.

Adapun Agen yang bekersama dengan Disdag HST mendistribusikan yakni, PT Pusaka Migas Abadi, Antony Pratama, Pelita Murakata, Berkat Setia dan Famindo Jaya Abadi.

Selain menyediakan LPG 3 kilogram, Disdag HST juga memyediakan sembako murah.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

paripurna

HST

DPRD HST Gelar Rapat Paripurna, Aulia-Mansyah Segera Dilantik
Ibu PKK HST

HST

HKG ke-49 TP PKK, Cheri dan Para Ibu PKK HST Bantu Panti Asuhan dan Warga Isoman
Puluhan hunian sementara

HST

GPS Al-Umm Bantu Puluhan Unit Huntara untuk Korban Banjir di HST
apahabar.com

HST

Pilkada HST, Berry-Pahrijani Didatangi 3 Partai Non Parlemen

HST

John Lee CS Gulung 4 Pengedar Sabu di HST, Satu Pelaku Simpan Barbuk di Celana Dalam
Hantakan

HST

BREAKING! Sungai di Hantakan HST Meluap, Jembatan Darurat Desa Alat Putus
Siswa-siswi kelas III SD Negeri Kandangan Kota 1 mengikuti PTM. Foto-apahabar.com/Nuha

HST

SD Negeri Kandangan Kota 1 Laksanakan PTM Terbatas

HST

Peluncuran e-Perda di Kalsel, Pemkab HST Dukung Pembentukan Hukum Digital
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com