BREAKING! Api Kembali Berkobar di Gang Nuri Banjarmasin Kebakaran Gang Nuri, Asrama Anak Yatim Ikut Ludes Terbakar Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara Menang Dua Game, Ganda Putra Indonesia Marcus/Kevin Gilas Pasangan Inggris Raya JANGAN PANIK! Banjarbaru Resmi Terapkan PPKM Level IV 26 Juli

Gletser Himalaya Pecah, 150 Warga India Diduga Tewas

- Apahabar.com     Minggu, 7 Februari 2021 - 19:43 WITA

Gletser Himalaya Pecah, 150 Warga India Diduga Tewas

Ilustrasi pegunungan Himalaya. Foto-pixabay

apahabar.com, NEW DELHI – Gletser Himalaya pecah dan menghantam bendungan pada Minggu (7/2). Setidak 150 warga India diduga tewas dalam musibah tersebut.

“Jumlah sebenarnya belum dikonfirmasi, tetapi 100 hingga 150 orang dikhawatirkan tewas,” kata Om Prakash, Sekretaris Kepala Negara Bagian Uttarakhand, tempat insiden itu terjadi, seperti dilansir Republika yang mengutip Reuters.

Seorang saksi melaporkan dinding debu, batu, dan air saat longsoran salju menderu di lembah sungai.

“Itu datang sangat cepat, tidak ada waktu untuk memperingatkan siapa pun. Saya merasa bahwa bahkan kami akan tersapu,” kata Sanjay Singh Rana yang tinggal di desa Raini.

Dia mengungkapkan, penduduk desa setempat khawatir orang-orang yang bekerja di proyek pembangkit listrik tenaga air di dekatnya tersapu, termasuk warga yang berkeliaran di dekat sungai mencari kayu bakar atau menggembalakan ternak mereka.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan, dia sedang memantau situasi dengan cermat.

“India mendukung Uttarakhand dan bangsa itu berdoa untuk keselamatan semua orang di sana,” katanya di Twitter setelah berbicara dengan Kepala Menteri Negara Bagian.

Menurut pemerintah federal Angkatan Udara India sedang dipersiapkan untuk membantu operasi penyelamatan. Sementara itu Menteri Dalam Negeri India Amit Shah mengatakan tim tanggap bencana sedang diterbangkan untuk membantu dengan bantuan dan penyelamatan.

“Semua perwira yang bersangkutan bekerja dengan pijakan perang,” kata Shah lewat Twitter pribadinya.

Negara bagian tetangga Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India, juga membuat daerah tepi sungainya dalam keadaan siaga tinggi.

Uttarakhand di Himalaya rawan banjir bandang dan tanah longsor. Pada Juni 2013, rekor curah hujan menyebabkan banjir dahsyat yang merenggut hampir 6.000 jiwa.

Bencana tersebut dijuluki sebagai “Tsunami Himalaya” oleh media India. Hal itu karena aliran air yang mengalir di daerah pegunungan tersebut menyebabkan jatuhnya lumpur dan batu, mengubur rumah, menyapu bangunan, jalan serta jembatan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Libur Nataru

Global

Libur Nataru, Kemenpan Larang Seluruh ASN Keluar Daerah
Ilustrasi,latihan perang Angkatan Bersenjata Taiwan. Foto-Reuters

Global

Menolak Tunduk ke China, Taiwan Balas Gertak Xi Jinping

Ekbis

Eksportir Timteng dan Asia Beli Ikan Patin Indonesia Rp145 M
apahabar.com

Global

Hubungan Mencair, Cina Mulai Impor Beras Amerika
pasien Covid-19

Global

WHO Rekomendasikan 2 Obat Baru Kurangi Risiko Kematian Covid-19
apahabar.com

Global

Penuh Batu Permata, Bumi Super Baru Ditemukan Ilmuwan Eropa
apahabar.com

Global

Iran Tahan 10 Tersangka Terindikasi Serangan Bom Bunuh Diri
apahabar.com

Global

Misteri MH370 di Langit Banda Aceh dan Dugaan Pesawat Celaka di Pulau Christmas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com