POPULER SEPEKAN: Viral Penjual Gorengan di Sekumpul, Adaro-Pama Cerai, hingga Transkrip PPK Banjar Tolak KLB, Simak Sikap Demokrat Kalteng Almarhum Kombes Sapta Dikenal Sebagai Pribadi yang Sederhana Mantap! Polsek Tapin Utara Bekuk Kurir Sabu 9,14 Kg asal Kalbar Ratusan Anggota Polisi di Tabalong Jalani Vaksinasi Covid-19

Guru Khalil Sebut Pungutan Parkir RSUD Ratu Zalecha Ilegal

- Apahabar.com Rabu, 17 Februari 2021 - 08:26 WIB

Guru Khalil Sebut Pungutan Parkir RSUD Ratu Zalecha Ilegal

Bupati Banjar H Khalilurrahman (tengah) didampingi Dirut RSUD Ratu Zalecha (kiri) dan Kadishub Banjar (kanan) saat peresmian pengratisan parkir di RSUD Ratu Zalecha Martapura, Selasa (16/2). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Bupati Banjar, H Khalilurrahman menyebut selama ini pungutan biaya parkir bagi pengunjung RSUD Ratu Zalecha Martapura ilegal.

Makanya sekarang, bupati kerap disapa Guru Khalil itu mengratiskan biaya parkir untuk seterusnya.

“Selama ini parkir di Rumah Sakit Ratu Zalecha adalah ilegal, dipungut oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan bukan dari pemerintah daerah,” ungkapnya saat peresmian parkir gratis di rumah sakit tersebut, Selasa (16/2).

Kebijakan pro rakyat tersebut Guru Khalil lakukan di hari terakhir masa jabatannya sebagai Bupati Banjar periode 2016-2021.

Ia menjelaskan, tujuan digratiskan adalah untuk meringankan beban pasien dan keluarga pasien yang menjalani pengobatan di rumah sakit.

“Dengan adanya parkir gratis ini maka pasien dan keluarga pasien yang berobat di sini mereka tidak lagi mengeluarkan uang tambahan, karena setiap kali keluar rumah sakit mereka selalu diminta bayar oleh penjaga parkir,” terang Khalilurrahman.

Sementara, Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura, dr H Tofik Norman Hidayat mengatakan, sesuai keinginan pemerintah daerah bahwa parkir rumah sakit digratiskan selamanya.

“Kita akan fungsikan sistem portal dengan masuk menggunakan kartu dan pulangnya pakai kartu,” tuturnya.

Ia menambahkan, penggratisan parkir ini karena adanya keluhan dari masyarakat dan mereka merasa terbebani dengan pembayaran parkir.

“Yang namanya rumah sakit pemerintah tentunya banyak pasien yang datang dan sebagian ada pula dari kalangan masyarakat yang tidak mampu, apalagi saat ini situasi pandemi dan banjir, jadi ini murni untuk meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kabupaten Banjar

Jadi Dewas PD Baramarta, Ini Upaya Siti Mahmudah Majukan Perusahaan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Hasil Verfak Belum Keluar, KPU Banjar Sebut Dukungan Calon Perseorangan ‘Rontok’ di Vermin
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Doa Guru Khalil untuk Almarhum Nadjmi Adhani
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Target Juara Umum MQT, Kader LPTQ Banjar Digodok 2 Bulan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Penuhi Syarat Jalur Perseorangan, Guru Hasanuddin Doakan Andin – Guru Oton
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Rakor UU Cipta Kerja, Mahfud MD Minta Kepala Daerah Beri Pengertian Masyarakat
Asrama Santri Martapura

Kabupaten Banjar

Ketangkap Warga, Terduga Pencuri Uang di Asrama Santri Martapura Bawa Belati
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Dua Kelompok Binaan PKK Banjar Sabet Dua Piala Tingkat Provinsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com