Kabar Duka, Politisi Senior PKB Kalteng HM Asera Tutup Usia Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU

Gusti Jamhar Akbar Meninggal, Ini Harapan Besar Dewan Kesenian Banjarmasin

- Apahabar.com Minggu, 28 Februari 2021 - 16:54 WIB

Gusti Jamhar Akbar Meninggal, Ini Harapan Besar Dewan Kesenian Banjarmasin

Bendera duka berkibar di depan Gang Mujahidin Aman, tempat seniman tradisional Lamut Banjar, Gusti Jamhar Akbar bertempat tinggal. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dunia kesenian Kalsel berduka. Salah satu maestro seni tradisional Lamut Banjar, Gusti Jamhar Akbar meninggal dunia di Banjarmasin saat berusia 79 tahun, Minggu (28/2).

Dengan begitu, Dewan Kesenian Banjarmasin berencana mengusulkan sosok seniman tersebut untuk diabadikan menjadi nama sebuah jalan atau gedung.

Ini sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi Gusti Jamhar Akbar di bidang kesenian tradisional sastra tutur Lamut.

“Kita coba usulkan ke pihak terkait, mudah-mudahan bisa dijadikan nama jalan atau gedung kesenian untuk menghormati dedikasi dan upaya beliau terhadap pelestarian kesenian Lamut,” ujar Ketua Dewan Kesenian kota Banjarmasin, Hajeriansyah.

Ia mengatakan beliau juga telah mendapat gelar maestro dari Presiden RI Joko Widodo.

Bahkan juga ada penghargaan dari Kesultanan Banjar. Itu artinya beliau telah menjadi kebanggaan bagi daerah, dan kiprahnya pun diakui hingga ke kancah nasional.

“Artinya beliau sudah membawa kebanggaan bagi Kalsel. Jadi sangat layak untuk diapresiasi dengan mengambil nama beliau untuk dijadikan nama jalan atau gedung kesenian,” tambahnya.

Disinggung mengenai eksistensi Lamut sendiri, Hajeriansyah menyayangkan proses pewarisan pelamutan tidak berjalan baik sepeninggal Kai Jamhar.

Meskipun sebenarnya, anak beliau sudah memahami tentang sebuah tradisi berkisah yang berisi cerita tentang pesan itu.

“Beliau salah satu pelamutan terbaik. Tapi sayang pewarisannya tidak berjalan dengan baik. Walaupun anak beliau paham, namun belum naik panggung,” terangnya.

Ia berharap, ada orang yang bisa mewarisi keahlian beliau. Mengingat semasa hidupnya Kai Jamhar juga memiliki beberapa orang murid dan melakukan pelatihan tentang kesenian lamut

“Mungkin tidak sebaik beliau, kita harap adalah satu atau dua orang yang berani naik panggung. Saya akan mengupayakan hal itu, agar ada regenerasi. Paling tidak yang pernah berhubungan langsung dengan beliau,” harapnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Borneo

Ketua TMP Kalsel M. Syarifuddin: Generasi Milenial Jangan Cuma Jadi Objek Politik
Kedelai

Kalsel

Harga Kedelai Melonjak, Pembuat Tahu di Banjarmasin Lakukan Ini
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Alokasikan Rp11,8 Miliar Untuk Perguruan Tinggi
apahabar.com

Kalsel

Semarak Tahun Baru Islam 1441 H di Balangan
Pleno

Kalsel

Ancam Tolak Pleno Pilgub Kalsel, Saksi Denny-Difri: Sayonara di MK

Kalsel

VIDEO: Lima Atlet Kalsel Berjuang di Kejurnas Boling Palembang
Tewas Ditombak

Kalsel

Seorang Pemuda di Sungai Andai Banjarmasin Tewas Ditombak
apahabar.com

Kalsel

Program Pengerasan Jalan TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu Mendapat Apresiasi Tim Wasev Mabesad
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com