Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 4 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan Bertambah 13 Orang, Covid-19 di Tanbu Tembus 1.902 Kasus Lansia di Banjarbaru Sabar Dulu, Jatah Vaksinasi Masih untuk Nakes Hari Kedua Ngantor, Bupati Abdul Hadi Sidak RS Balangan

Habis Banjir, Terbitlah Sampah: Banjarmasin Galakkan Operasi Yustisi

- Apahabar.com Rabu, 10 Februari 2021 - 23:47 WIB

Habis Banjir, Terbitlah Sampah: Banjarmasin Galakkan Operasi Yustisi

SATPOL PP Banjarmasin mengamankan sejumlah warga yang kedapatan membuang sampah bukan pada jamnya. Sanksi kurungan badan hingga denda jutaan rupiah menanti mereka. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Banjir telah usai. Namun permasalahan tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) Banjarmasin belum selesai.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin mencatat volume sampah di TPS-TPS naik lebih 100 persen.

“Penanganan ekstra harus dilakukan,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Banjarmasin Marzuki, Rabu (10/2), seperti dilansir Antara.

Beragam sampah besar dibuang di TPS. Mulai dari kasur, lemari hingga bangku dan meja yang rusak akibat terendam banjir.

Di TPS jalan Lingkar Dalam, misalnya. Padahal, dalam kondisi normal volume sampah di sana hanya sekitar delapan truk. Tapi, pasca-banjir bisa mencapai 16 truk.

“Jadi kami minta masyarakat taat membuang sampah pada waktu dan tempatnya, hingga kami terbantu menanganinya,” ujarnya.

Tumpukan sampah tak lepas dari rendahnya ketaatan warga terhadap jam buang sampah.

Soal ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarmasin sudah turun tangan.

“Operasi yustisi di TPS-TPS kami galakkan,” ujar Plt Kasatpol PP Kota Banjarmasin Fahruraji di Banjarmasin, Rabu (10/2) dilansir Antara.

Hasilnya, banyak warga yang terjaring operasi yustisi karena membuang sampah pada pukul 20.00-06.00.

Mereka pun diamankan karena melanggar peraturan daerah nomor 21 tahun 2011 tentang pengelolaan persampahan atau kebersihan dan pertamanan.

“Setelah banjir ini, banyak yang tidak taat membuang sampah pada tempat dan waktunya, hingga TPS tidak pernah kosong, makanya kita tertibkan,” ujar Fahruraji.

Beberapa warga yang diamankan itu akan dihadapkan ke pengadilan. Mereka dikenakan tindak pidana ringan.

“Kami bawa mereka ke pengadilan, karena ada sanksinya,” papar Fahruraji.

Ancaman sanksi kurungan 3 bulan atau denda paling banyak Rp5 juta karena membuang sampah bukan pada jamnya pun menanti sejumlah warga tersebut.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Gelombang

Kalsel

Diterjang Gelombang Pasang, Petani Tambak Muara Kintap Merugi Ratusan Juta
Ovie

Banjarbaru

Sukses Antarkan Ovie Menangi Pilwali Banjarbaru, Harlah ke 48 PPP Istimewa
Longsor Pelaihari

Kalsel

Longsor Hantam Satu Rumah, Dua Anak di Pelaihari Dikabarkan Tertimbun
apahabar.com

Kalsel

Surat Edaran Satpol PP Banjarmasin Diprotes, Ibnu Sina: Segera Kita Tarik
apahabar.com

Kalsel

Pangkas Birokrasi, Izin Pengumpulan Dana Bisa Langsung ke Dinas Sosial
Video Puting Beliung

Kalsel

Geger, Beredar Video Puting Beliung di Kawasan Liang Anggang
apahabar.com

Kalsel

Di Pulau Laut Kotabaru, Kapolda Kalsel Minta Semua Desa Jadi Kampung Tangguh Banua
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Calon Inspektur Polisi di Kalsel Tes Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com