Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta Polisi Bakal Tindak Parkir Sembarangan di Kawasan Taman Kota-Masjid Raya Kotabaru Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto

Hadiri Baiat Anggota FPI ke ISIS, Munarman Ikut Diusut

- Apahabar.com Jumat, 5 Februari 2021 - 18:24 WIB

Hadiri Baiat Anggota FPI ke ISIS, Munarman Ikut Diusut

Kepala Biro Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. Foto-Anatara/Ho-Polri

apahabar.com, JAKARTA – Polisi masih mendalami mengenai kebenaran informasi mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman menghadiri pembaiatan para simpatisan FPI kepada ISIS di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 2015 silam.

“Masih menunggu kerja dari Densus 88. Namun, siapa pun yang terlibat dalam tindak pidana pasti akan dimintakan pertanggungjawaban hukumnya,” kata Kepala Biro Penmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (5/2).

Sebelumnya, pada Kamis (4/2), Densus 88 Antiteror Polri menerbangkan 26 tersangka teroris dari Gorontalo dan Makassar ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Puluhan teroris tersebut terdiri atas tujuh teroris dari Gorontalo dan 19 teroris dari Makassar.

Kelompok Gorontalo ini dikenal dengan Ihwal Pakuato yang merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi ke ISIS. Begitu pula, kelompok teroris Makassar merupakan jaringan JAD.

Belasan teroris yang ditangkap di Makassar ini juga diketahui merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI) di Makassar.

“Sebanyak 19 teroris yang tertangkap di Makassar, semua terlibat atau menjadi anggota FPI di Makassar. Mereka sangat aktif dalam kegiatan FPI di Makassar,” kata Rusdi.

Belakangan beredar sebuah video di media sosial yang berisi rekaman pernyataan salah satu anggota teroris JAD yang juga simpatisan FPI bernama Ahmad Aulia (30) yang ditangkap di Makassar.

Di video itu, Ahmad mengaku menghadiri baiat massal untuk menjadi simpatisan ISIS pada tahun 2015.

Ahmad menyebut upacara pembaiatan itu turut dihadiri eks Sekretaris Umum FPI Munarman.

Dikonfirmasi, Munarman enggan mengomentari tuduhan padanya. Namun demikian, dirinya juga mengkonfirmasi jika kedatangan di markaz FPI Sulawesi adalah sesuai dengan keterangan Agussalim.

“Sudah dijawab [Agussalim],” jelasnya dikutip dari Republika.co.id.

Ditanya lebih lanjut, ia juga enggan menjawabnya. Kendati demikian, Munarman memberikan ayat yang ia nilai adalah kondisinya dan keadaan pemimpin di Indonesia.

‘’وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ

“Dan janganlah kamu mengira bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang dzalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka hingga hari yang ketika itu mata mereka terbelalak. – (Q.S Ibrahim: 42).’’ tulis dia.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

BNPB: Delapan Orang Meninggal, Empat Lainnya Dinyatakan Hilang Akibat Banjir Sulsel
apahabar.com

Nasional

Bappenas Susun Peta Jalan Pembangunan Kelautan Indonesia Berkelanjutan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Akan Atur Platform Pers Digital Asing
apahabar.com

Nasional

Aturan Distribusi Vaksin Covid-19 Ditarget Rampung Pekan Depan
apahabar.com

Nasional

17 Kepala Negara Akan Hadiri Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
apahabar.com

Nasional

Mardani H Maming : Tepat DPD Dukung Kembali Megawati
apahabar.com

Nasional

Update Tersangka Karhutla, Jadi 179 Orang dan Empat Korporasi
apahabar.com

Nasional

Tsunami Banten, Basis Band Seventeen Tewas, Gitaris dan Drumer Belum Ditemukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com