Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Polisi Buru Perempuan Pelaku Prostitusi Online via MiChat di Balikpapan Alasan Mengapa Ananda-Mushaffa Sulit Menang di MK Bertambah 26, Positif Covid-19 Kotabaru Jadi 1.285 Orang Pastikan Berfungsi Baik, Propam Polres Tala Periksa Puluhan Senpi Anggota

Hampir Setahun, Siring Menara Pandang Banjarmasin Ditutup

- Apahabar.com Jumat, 19 Februari 2021 - 15:36 WIB

Hampir Setahun, Siring Menara Pandang Banjarmasin Ditutup

Siring Menara Pandang Banjarmasin masih ditutup. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Objek wisata Siring Menara Pandang di Jalan Piere Tendean, Kota Banjarmasin tetap ditutup untuk umum karena pandemi Covid-19.

Penutupan wisata yang berdekatan dengan Sungai Martapura ini berlangsung hampir satu tahun.

Praktis, selama itu juga kawasan yang biasanya ramai terdapat event-event hiburan dan pengunjung kini sepi.

“Belum ada niat untuk membuka. Karena potensi terjadinya kerumunan massa masih cukup besar. Sehingga pengelola tetap mensterilkan lokasi ini,” ucap Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ehsan El Haque.

Ia mengungkapkan, alasan mengapa sampai sekarang jajarannya belum memiliki niatan untuk membuka objek wisata tersebut untuk umum.

Yaitu berkaitan dengan minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) untuk melakukan pengawasan, dan keterbatasan sarana prasarana.

“Kita belum punya petugas khusus untuk mengawasi setiap pengunjung. Yang ada cuma petugas kebersihan dan jaga malam. Karena kondisi itu tidak kami buka,” terangnya.

Lain halnya jika kawasan siring dilengkapi dengan pagar serta pintu masuk dan keluar, yang bisa membuat pengawasan lebih ketat. Itu pun sekali lagi, pihaknya harus merekrut petugas khusus terlebih dulu.

“Kondisi sekarang lokasi siring bisa secara bebas diakses masyarakat. Lain hal seperti Monumen Nasional (Monas) yang dilengkapi dengan pagar dan pintu masuk keluarnya. Sehingga penjaga juga bisa melakukan pengawasan,” katanya.

Atas pertimbangan di atas, pihaknya pun berencana melakukan rekrutmen petugas khusus untuk mengawasi setiap pengunjung, jika memang kawasan siring benar-benar akan dibuka.

“Patut untuk dipertimbangkan. Namun tentunya harus melihat kemampuan keuangan daerah terlebih dulu,” tuntasnya.

Lantas, bagaimana dengan mereka yang hanya sekadar jogging di pagi hari atau akhir pekan?

Ia menyatakan tidak larangan. Selama orang tersebut hanya lewat dan tidak berdiam di siring, maka itu masih diperbolehkan.

Lain cerita jika orang-orang tersebut datang dan menetap di siring seperti melakukan senam dan sebagainya, maka petugas dari Satpol PP atau Dinas Perhubungan (Dishub) bakal membubarkan.

“Sejak awal PSSB itu tidak dilarang. Yang penting dia tidak menetap atau numpang lewat saja tidak masalah,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, semenjak ditemukannya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarmasin, Pemkot memilih untuk menutup seluruh sektor pariwisata yang dimilikinya untuk meminimalisir risiko terjadi penularan virus.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Bumi Bersujud Tanbu Kembali Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Tanggapan Dinas ESDM Kalsel Terkait Tercemarnya Sungai Amandit HSS
apahabar.com

Kalsel

Serius Berantas Narkoba, Pegawai Permasyarakatan Dites Urine
1 Meninggal, ODP Covid-19 di Kabupaten Banjar Turun Drastis

Kalsel

1 Meninggal, ODP Covid-19 di Kabupaten Banjar Turun Drastis
apahabar.com

Kalsel

Ngotot Jumatan, Jemaah di Martapura Tembus Barikade Petugas
apahabar.com

Kalsel

Hadiri Peringatan Isra Miraj, Kapolres Banjarbaru Pesan Agar Pemilu Damai
apahabar.com

Kalsel

Pimpin Apel Pertama, Sekda Banjar Gugup
apahabar.com

Kalsel

Melihat Gebrakan Tim Opsnal Resnarkoba Polres HST John Lee Cs di Bumi Murakata
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com