Duh, Jatah Ratusan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Raib di Agen Muara Asam Asam Tala Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa? Kabupaten Banjar Lanjutkan PPKM Mikro ke Tahap Dua Sah! Jaksa Tetapkan Kades di Kelumpang Kotabaru Tersangka Pungli Cafe Jual Miras di Banjarmasin Bak Kebal Hukum, Buntut Izin Pusat?

Harga Si Melon Tembus Rp45 Ribu di Kotabaru, Ini Biangnya

- Apahabar.com Senin, 22 Februari 2021 - 15:04 WIB

Harga Si Melon Tembus Rp45 Ribu di Kotabaru, Ini Biangnya

Kepala Bagian Perekonomian, dan Sumber Daya Alam, Setda Kotabaru, Fachruddin Rifani. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Harga eceran Si Melon atau gas melon 3kg masih dikeluhkan sebagian besar masyarakat di Kotabaru belakangan ini.

Berdasarkan penelusuran apahabar.com, warga Kotabaru harus merogoh kantong Rp40-45 ribu untuk mendapatkan gas melon 3 kilo di toko atau eceran.

Melambungnya harga gas bersubsidi itu juga dibenarkan warga di kawasan pusat Kotabaru.

“Saya baru beli gas melon itu Rp40 dan 45 ribu harganya,” ujar Ratna, warga Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulau Laut Utara, kepada apahabar.com, Senin (22/2).

Warga lainnya, juga tidak menampik mahalnya harga gas melon itu.

“Iya, benar. Sudah harganya Rp40 ribu, di eceran juga sudah susah gas melon itu,” ujar Akbar, warga Kotabaru.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian, dan Sumber Daya Alam, Setda Kotabaru, Fachruddin Rifani, menilai ada beberapa faktor penyebab kenaikan gas melon di eceran.

Fachruddin mengatakan, kenaikan harga gas melon terjadi hanya di toko atau eceran, bukan di pangkalan.

“Kami barusan rapat bersama empat agen gas melon. Hasilnya, mereka mengaku terkendala pendistribusian gas menuju Kotabaru,” ujar Fachruddin.

Disebutkannya, pendistribusian gas ke Kotabaru terganggu akibat adanya ruas jalan, atau jembatan yang putus di Pelaihari, Tanah Laut dan Tanah Bumbu.

“Jadi, penyebabnya itu soal pengirimannya ke Kotabaru dan soal jadwal penyeberang feri, karena pengiriman dilakukan malam hari,” katanya.

Menyikapi itu, Fachruddin mengaku akan segera mengakomodir bersama pihak terkait agar armada pengangkut gas melon tidak lagi terganjal jadwal penyeberangan.

“Memang armada itu kan khusus. Jadi, kami akan minta kebijakan, jadwalnya supaya bisa diatur oleh para pihak terkait. Sehingga, arus pendistribusian tidak terhambat lagi,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kota Baru

Warga Keterbelakangan Mental di Kotabaru Terima Bantuan dari Kemensos RI
apahabar.com

Kota Baru

Polisi dan Warga di Kelumpang Tengah Kotabaru Kompak Cegah Sebaran Covid-19
apahabar.com

Kota Baru

Update Covid-19 Kotabaru: 2 Meninggal, 28 Sembuh
apahabar.com

Kota Baru

Maknai HUT TNI ke-75, Kodim 1004 Kotabaru Gelar Berbagai Kegiatan
apahabar.com

Kota Baru

Realisasi APBN Kotabaru-Tanbu Capai Rp396,2 M
Bupati Kotabaru

Kota Baru

Hari ini, Dewan Paripurnakan Masa Akhir Jabatan Bupati Kotabaru
apahabar.com

Kota Baru

Cara Lapas Kotabaru Cetak Napi Mandiri Saat Menjalani Hukuman
Jurnalis

Kalsel

Hari Kedua Penggalangan Dana Jurnalis Kotabaru, Total Terkumpul Rp 8,4 Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com