Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta Polisi Bakal Tindak Parkir Sembarangan di Kawasan Taman Kota-Masjid Raya Kotabaru Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto

Imlek Saat Pandemi di Banjarmasin, Pengusaha Muda Ini Pilih Bagikan Hampers

- Apahabar.com Jumat, 12 Februari 2021 - 10:50 WIB

Imlek Saat Pandemi di Banjarmasin, Pengusaha Muda Ini Pilih Bagikan Hampers

Pengusaha Muda asal Banjarmasin, Punia Dewi bersama kedua anaknya. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Tiada kemeriahan yang terasa dalam perayaan Imlek 2021 di Banjarmasin tahun ini.

Pada kondisi normal, warga Tionghoa punya tradisi khusus dalam menyambut pergantian tahun baru China. Momen yang paling dinanti, misalnya pertunjukan barongsai, ibadah di Klenteng, saling berkunjung ke tempat kerabat hingga membagikan angpao.

Punia Dewi saat merayakan Imlek. Foto-Istimewa

“Tahun ini sangat berbeda, sepi dan cukup menyedihkan. Saya jadi mengenang Imlek tahun lalu yang menyenangkan bisa berkumpul bersama,” ungkap Punia Dewi, seorang warga keturunan Tionghoa dari Banjarmasin, kepada apahabar.com, Jumat (12/2).

Adanya penularan pandemi di Kalsel membuat pemerintah menetapkan kebijakan untuk membatasi aktivitas masyarakat. Sejumlah organisasi Tionghoa di Banjarmasin juga sepakat, menghimbau para jemaatnya untuk tidak membuat perkumpulan saat perayaan Imlek.

“Kami memang gak pergi (ibadah di Klenteng) di tahun ini,” lanjut Ketua Kompartemen Hubungan Kelembagaan dan Kebijakan Publik Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Kalsel ini.

Sebagai gantinya, Punia dan keluarga menggelar perayaan sederhana di rumahnya. Yakni, makan bersama dengan sajian khas yang selalu disuguhkan setiap peringatan Imlek.

“Biasanya adat kami berkumpul bersama keluarga. Menggunakan baju baru dan makan di restoran atau hotel. Tahun ini, kita masak sendiri bersama keluarga inti,” sebutnya

Karena tahun ini tidak bisa berkumpul bersama keluarga besar dan teman-teman, dia memilih untuk membagikan hampers sebagai pengganti dari angpao. Kue atau makanan tersebut dia kemas dan dikirimkan melalui kurir kepada terdekatnya.

“Karena tidak bisa membagi angpao jadi kita kirimkan makanan,” katanya

Mengawali tahun baru, pengusaha muda yang bergerak di bidang penjualan ini berharap perekonomian bisa lebih membaik. Dia optimis, di tahun Kerbau Logam ini sektor usaha bakal bersinar.

“Banyak yang diharapkan di tahun ini, saya optimis bisa lebih baik. Tahun kerbau logam, artinya kita harus bekerja lebih keras dari tahun kemarin,” harapnya

Selain perekonomian, wanita berwajah oriental ini juga berharap sektor kesehatan bisa pulih. Musibah yang terjadi di Kalsel, hendaknya menjadi wadah introspeksi diri.

“Karena itu kami mengikuti anjuran untuk merayakan Imlek di rumah saja. Kami tidak berani berkunjung ke orang tua karena takut membawa virus dan menimbulkan penyakit,” imbuhnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Covid-19

Kalsel

Alhamdulillah, Pasien Sembuh Covid-19 Tanbu Bertambah 28 Orang
BirinMU

Kalsel

Update Penghitungan KPU di Pilkada Kalsel: Peroleh 51,7 Persen, H2D Masih Ungguli BirinMu
apahabar.com

Kalsel

Dikenal Pendiam, Tersangka Diduga Cabuli Korban 3 Kali
apahabar.com

Kalsel

Caleg Bagi-Bagi Sembako di Banjarmasin Utara Divonis Hukuman Percobaan!
apahabar.com

Kalsel

Catatan WTP, Disdik Kalsel Disinggung Soal Dana BOS
apahabar.com

Kalsel

Pospera Serentak Laporkan Arya Sinulingga ke 27 Polda, Termasuk Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Penderita ISPA di Batola Berpotensi Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Warung Makan Arema di Citra Land Terbakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com