Sah! Jaksa Tetapkan Kades di Kelumpang Kotabaru Tersangka Pungli Cafe Jual Miras di Banjarmasin Bak Kebal Hukum, Buntut Izin Pusat? Catat! Pengecer di Banjarmasin Bakal Dilarang Jual Gas 3 Kg Dugaan Penggelembungan Suara Pilgub Kalsel, Muthalib: Paraf Saya Dipalsukan Lepas Kepemilikan Klub, Begini Penjelasan Manajemen Martapura FC

Ingin Ikut Agenda Pemprov Kalsel, Peserta Wajib Rapid Antigen

- Apahabar.com Senin, 22 Februari 2021 - 20:10 WIB

Ingin Ikut Agenda Pemprov Kalsel, Peserta Wajib Rapid Antigen

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, resmi mengeluarkan kebijakan wajib melakukan Rapid Antigen dalam setiap agenda resmi pemerintahan. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARBARU – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, resmi mengeluarkan kebijakan wajib melakukan Rapid Antigen dalam setiap agenda resmi pemerintahan.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 065 tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan perkantoran Pemprov Kalsel, yang dikeluarkan pada Senin (22/2).

“Saya sudah buat surat edaran. Semua pelaksanaan kegiatan resmi pemerintah, wajib antigen,” kata Safrizal ditemui di Kantor Setdaprov Kalsel, siang tadi.

Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup Pemprov Kalsel.

Hal ini bertujuan untuk memprioritaskan kesehatan dan keamanan aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Ada 5 poin yang dia tekankan pada upaya penekanan virus Corona ini. Pertama, wajib melakukan Rapid Test Antigen dengan hasil negatif setiap melangsungkan kegiatan pertemuan formal.

“Dalam setiap pelaksanaan kegiatan pertemuan formal yang dilaksanakan pemprov atau SOPD dan dihadiri langsung oleh ASN atau peserta lainnya, maka sebelum memasuki ruangan terlebih dahulu dilakukan Rapid Test Antigen dengan hasil negatif,” sebutnya dalam poin ke satu.

Dalam pelaksanaan Rapid Test Antigen, penyelenggara wajib berkoordinasi dengan Satgas Covid-19. Sebagai gambaran, hasilnya sudah dapat diketahui sekitar 15 menit setelah dilakukan pengujian.

“Untuk pelaksanaan Rapid Test Antigen, SOPD atau penyelenggara berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kalsel,” katanya pada poin berikutnya.

Setiap menyelenggarakan pertemuan yang dihadiri ASN, peserta dan luas ruangan juga ditentukan yaitu maksimal 50 orang atau 50 persen dari luar area pertemuan.

Selanjutnya, para ASN juga diwajibkan mengenakan pakaian berlengan panjang selama bertugas pada masa pandemi.

“Masing-masing SOPD agar tetap memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas kerja sehari-hari melalui pengawasan petugas protokol kesehatan ditiap SOPD,” sebutnya dipoin terakhir.

Upaya-upaya tadi dilakukan untuk menekan penularan yang terjadi, khususnya di lingkup ASN Pemprov Kalsel. Untuk diketahui, sebaran Covid-19 di Kalsel masih terhitung tinggi setiap harinya.

Data Satgas Covid-19 hari ini menyebutkan ada penambahan 107 kasus positif dan 3 pasien meninggal dunia. Sementara jumlah akumulasinya adalah 20.880 kasus.

“Kalau dua minggu ke depan ternyata naik kasusnya, tidak apa-apa. Sudah disiapkan screening untuk melindungi sebanyak mungkin orang dari paparan,” lanjutnya

Pemprov Kalsel, sambungnya, masih menyediakan ruang isolasi bagi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Bed Occupation Rate (BOR) masih stabil dan masih bisa terisi 50 persennya. Selain itu, dia menyebut okupansi ICU berada di bawah 70 persen atau masih dapat dikendalikan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pembangunan Bandara di Banua Anam, Pemprov Kalsel dan Pemkab HST Beda Sikap

Pemprov Kalsel

Masuk Tahap Kajian, Kalsel Ancang-Ancang Bangun Kereta Bandara
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Jelang PSBB Banjarmasin, Dinsos Kalsel Wacanakan Pembagian Makan Sahur dan Buka Puasa
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Buka Musrenbang, Paman Birin Paparkan Capaian Kalsel Selama 2020
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Dispora Kalsel Apresiasi Talenta Futsal Remaja Masjid
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kalsel Usulkan Bantuan Modal Kerja Kreatif untuk 6 Ribu UMKM
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Soal Oknum Guru Radikal di Tanbu, Disdik Kalsel Ambil Sikap
Banjir

Pemprov Kalsel

Jangan Khawatir! Disdukcapil Kalsel Ganti Kartu Kependudukan Korban Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com