Tragis, Petani Tabalong Tersambar Petir Sepulang Tanam Padi Ssttt.. Rampok Tanah Laut Lolos dari Penyekatan di Hutan Samboja Alasan H2D Kembali Tolak Hasil Rekapitulasi PSU di Banjarmasin Heboh Buronan Kalsel Kabur ke Hutan Samboja, Ternyata Rampok Tanah Laut Batal Tender Jalan di Batola, CV Ridho Menang Gugatan PTUN

Ini Nasehat Gus Baha Bagi yang Belum Mampu Naik Haji

- Apahabar.com Sabtu, 6 Februari 2021 - 10:53 WIB

Ini Nasehat Gus Baha Bagi yang Belum Mampu Naik Haji

KH Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. Sumber: net

apahabar.com, BANJARMASIN – “Kalau tidak mampu naik haji, jangan dijadikan alasan bagi kita untuk memutus harapan berhaji,” Begitu KH Bahauddin Nursalim atau Gus Baha dalam tausiyahnya yang dikutip apahabar.com dari Laduni.id, Sabtu (6/2).

Seandainya kita tidak mampu naik haji, kata Gus Baha, kita tetap perlu menunjukkan keseriusan dalam berhaji melalui orang yang berhaji. Salah satu caranya dengan ikut merasa senang dengan orang yang berhaji.

“Misal kamu belum mampu berhaji, maka berilah uang orang yang berangkat haji,” kata Gus Baha.
Perbuatan kecil ini, sambung Gus Baha, mengandung hikmah.

“Supaya rezeki kita ikut terbawa ke tanah suci. Agar sebagian rezekimu ikut mengantar dia ke Makkah. Jadi kamu pede,” ucap ulama muda ini.

Gus Baha mendasarkan pendapat ini atas dasar kaidah fikih: “Jika tidak mampu ideal, maka jangan tinggalkan semuanya.”

Menurut Gus Baha, logika ini memang kadang tidak bisa diterima logika orang-orang modern. “Dalam logika orang modern, orang yang mampu berhaji seharusnya menyantuni orang di sekitarnya yang belum mampu berhaji,” terang Gus Baha.

Orang yang mampu berhaji kok malah disantuni oleh orang yang tidak mampu berhaji? begitulah pertanyaan kebanyak orang modern biasanya.

“Tapi dalam logika hikmah agama, tidak demikian. Justru bagi orang yang belum mampu naik haji, ikut memberi uang kepada orang berhaji menunjukkan rasa cinta kita kepada tanah suci. Bahkan sebagai upaya mendekatkan diri kepada Kanjeng Nabi yang makamnya ada di tanah suci”.

“Yang penting, niatnya ditujukan untuk menghormati orang berhaji, dan mencintai ibadah haji.”

Gus Baha mencontohkan yang beliau lakukan sendiri, yakni memberi uang kepada teman-temannya yang mondok di Makkah. Beliau menceritaan, bapak beliau sempat menyuruh untuk mondok ke Makkah. Namun beliau memilih untuk tetap menuntut ilmu di Indonesia.

Meski demikian, beliau tetap memberi uang saku kepada teman-teman beliau yang berangkat ke Makkah. “Tapi saya kasih mereka uang Real. Saya akali. Karena kalau saya kasih Rupiah, khawatir dibelanjakan di Indonesia!” kata beliau disambut tawa jamaah.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Anak Jalanan Banjarmasin Inginkan Pondok Pesantren, Ini Alasannya
apahabar.com

Hikmah

Dimasukkan Golongan Shiddiqin Bagi yang Mampu Menahan Syahwatnya
apahabar.com

Habar

Penyelenggaraan Haji Belum Diputuskan, Kemenag: Detil Skenario Masih Dikaji
apahabar.com

Hikmah

3 Alasan Mengapa Rasulullah SAW Melarang Aksi Adu Domba
apahabar.com

Habar

Syiar Islam dari Masjid Lautze
apahabar.com

Religi

Sering Menginap di Rumah Abah Guru Sekumpul, Begini Cerita Guru Mulkani
apahabar.com

Religi

Tangannya Dicium Habib Mundzir, Preman Langsung Bertobat
apahabar.com

Ceramah

Ceramah Maulid di Banjarmasin, Abu Zein Fardany Tekankan Mutabaah Batiniah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com