Hasil MotoGP Portugal: Fabio Quartararo Sempurna, Marc Marquez Finis Ketujuh Bawaslu Perintahkan Copot Spanduk Denny-Difri di Martapura, Raziv: Error in Subject Duh, Pembayar Pajak Terbesar Kedua di Kalsel Curhat Jalan Rusak! Cari Lansia Diduga Tenggelam, Relawan Gabungan Tapin Dirikan Posko Usai Beri Makan Kucing, Kai Tj Diduga Tenggelam di Sungai Tapin

Jadi Pesakitan, Eks Kadis Kotabaru Bicara Soal Aliran Dana Pasar Serongga

- Apahabar.com Senin, 1 Februari 2021 - 21:53 WIB

Jadi Pesakitan, Eks Kadis Kotabaru Bicara Soal Aliran Dana Pasar Serongga

Jaksa penuntut umum melayangkan sederet pertanyaan ke Mahyudiansyah, dalam sidang lanjutan di PN Tipikor Banjarmasin, Selasa (1/2). Foto: Armein for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Sidang kasus korupsi proyek Pasar Serongga di Kotabaru kembali digelar, Senin (1/2).

Agenda sidang pemeriksaan terhadap terdakwa, Mahyudiansyah.

Dalam sidang, terdakwa telah mengaku lalai sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) dan pejabat pembuat komitmen (PPK).

“Jadi, ia lalai dalam perkara ini. Di samping, tidak menyertakan staf teknis, ia juga tidak memeriksa bangunan ketika kontraktor mau mencairkan dana pasar itu,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus, Kejari Kotabaru, Armein Ramadhani kepada apahabar.com, Senin (1/2) malam.

Armein sekaligus jaksa penuntut umum (JPU) kasus Mahyudiansyah bilang kerugian negara pada proyek pasar sesuai audit dari pihak BPKP ini mencapai Rp2 miliar.

Namun demikian, terdakwa membantah dirinya menerima aliran dana tersebut. Itu sesuai keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa sebelumnya.

“Saksi-saksi (terpidana) yang sudah kita periksa mengaku tidak ada memberi dana, atau menjanjikan ke si terdakwa,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sidang akan kembali digelar PN Banjarmasin pekan depan. Agendanya, pembacaan tuntutan.

“Sementara kami minta sidang ditunda untuk penyusunan tuntutan,” ujarnya.

Kasus dugaan korupsi Pasar Serongga juga menyeret sejumlah pejabat di Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperdag) Kotabaru. Yakni mantan Sekretaris Diskoperdag, Idrus, dan Bendahara aktif Diskoperdag, Rahmani.

Mereka berdua dihadirkan sebagai saksi dari pihak terdakwa dalam sidang kedua kasus ini.

Pada sidang kedua, Mahyudiansyah santer diisukan meninggal dunia.

“Isu itu hoaks,” ujarnya kepada media ini di sela sidang.

Sekilas Pasar Serongga

Serongga

Kondisi Pasar Serongga di Kotabaru yang didanai APBN Rp5,2 miliar. apahabar.com/Masduki

Meski memanfaatkan dana APBN 2017 silam senilai Rp5,2 miliar, Pasar Serongga hingga kini belum juga difungsikan pemerintah.

Tindakan Mahyudiansyah dianggap telah memenuhi unsur dari Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi Nomor 31 Tahun 1999.

Kerugian negara dalam proyek revitalisasi Pasar Serongga ditaksir mencapai Rp2,8 miliar.

Dalam sidang perdananya, Mahyudiansyah selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) didakwa turut memperkaya orang lain atau korporasi.

Selain Mahyudiansyah, dua terdakwa lainnya, yakni H Dedi Sunardi selaku konsultan pengawas PT Saijaan Engineering, dan Sukirno Prasetyo selaku kontraktor pelaksana PT Mutiara Abadi Indah (MIA). Mereka telah divonis dan kini menjalani hukuman.

Sesuai pertimbangan pihak Pengadilan Negeri Kotabaru tidak melakukan penahanan terhadap Mahyudiansyah.

Kondisi kesehatan tersangka jadi pertimbangan utama mengapa Mahyudiansyah hanya berstatus tahanan kota.

Selain memiliki riwayat penyakit jantung, sang istri juga dilaporkan depresi atas kasus hukum yang membelit suaminya itu.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

BREAKING NEWS: Belasan Warga Tanah Bumbu Diduga Terjebak Longsor di Tambang Batu Bara
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Cek Peringatan BMKG untuk Kalsel Hari Ini
Covid-19 Tanbu

Kalsel

Kabar Baik Covid-19 Tanbu: Sembuh 9 Orang, Positif Nihil
Ketupat Kandangan

Kalsel

Bikin Nagih, Sarapan Ketupat Kandangan Plus Sambal Binjai di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Soal LPG 3 Kg di Kalsel, 97.440 Tabung Tambahan Sudah Didistribusikan
apahabar.com

Kalsel

Open House di Tengah Pandemi Dilakukan Terbatas
apahabar.com

Kalsel

Geger Penemuan Mayat Mengambang di Irigasi Karang Intan Martapura
Covid-19

Kalsel

Positif Covid-19 Tanbu Bertambah 23 Orang, Total 1.467 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com