Hoaks D’Paragon Banjarmasin Tak Ber-IMB, Manajemen Siapkan Langkah Hukum Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19 Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku

Feri Penyeberangan di Alalak Berhenti Beroperasi, Kadishub Tawarkan Opsi Kedua

- Apahabar.com Selasa, 9 Februari 2021 - 19:43 WIB

Feri Penyeberangan di Alalak Berhenti Beroperasi, Kadishub Tawarkan Opsi Kedua

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Jalur kapal feri LCT yang melayani penyeberangan truk angkutan dari Kayutangi Ujung Banjarmasin ke Berangas Timur Kabupaten Batola kembali ditutup Selasa (9/2) sore.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdiansyah mengatakan akan menjalankan opsi kedua untuk mengangkut truk angkutan itu.

“Kalau memang ditutup kita usahakan alternatif kedua. Dari Banjar Raya langsung ke Jembatan Barito,” katanya kepada apahabar.com .

Rusdiansyah menjelaskan, jalur penyeberangan ini jauh lebih panjang dari yang di kayutangi. Truk akan naik di Banjar Raya atau disamping Pelabuhan Trisakti, kemudian berlabuh persis di samping Jembatan Barito.

“Sudah ada koordinatornya yang menangani itu. Kami sudah cek lapangan, memungkinkan aja,” sambungnya.

Untuk penyeberangan, pihaknya sudah mengkooridinasikan satu buah kapal model yang sama dengan di Kayutangi.

“Kapal yang membawa sama, yang pasti satu unit. Tapi kalau bisa ditambah satu lagi lebih bagus,” tuturnya.

Dia mengatakan, kapal yang dioperasionalkan bukan milik pemerintah akan tetapi milik masyarakat.

Mengenai biaya angkut pihaknya tidak bisa memastikan berapa tarif yang ditentukan dalam penyeberangan ini. Rusdiansyah berharap bisa tetap sama.

Sementara untuk penyebab layanan truk angkutan dari Kayutangi Ujung ditutup, pihaknya masih belum menerima informasi dari tim operasional di lapangan.

“Belum dapat informasi jelasnya, apa penyebabnya. Operasional belum menjawab telpon saya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan.

Sebelumnya, antrian panjang truk berbaris sepanjang jalan Brigjen H Hasan Basri, Kayutangi Banjarmasin. Antrian itu disebabkan genangan banjir yang merendam akses jalan menuju Kalimantan Tengan via jalur lingkar Utara atau jalan Gubernur Syarkawi.

Pascabanjir, jalan itu pun masih belum bisa sepenuhnya dilewati. Sebab, jalan mengalami rusak parah. Akibatnya para supir memutar arah dan mengunakan kapal feri untuk menyeberang.

Buntut Postingan Wabup, Feri Penyeberangan di Alalak Banjarmasin Berhenti Beroperasi!

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Begal Sadis

Kalsel

POPULER SEPEKAN: Penangkapan Oknum DPRD Tala, Begal Sadis Gunung Kayangan, hingga Penetapan Calon Terkaya Pilkada
apahabar.com

Kalsel

Warga Positif Covid-19, KTB Komplek Swadarma Lestari Siapkan Rumah Isolasi
Banjarmasin

Banjarmasin

Pandemi, Rp8 M Insentif Ribuan Guru Ngaji-Marbot di Banjarmasin Disiapkan
apahabar.com

Kalsel

Bekali Relawan KTB, Polresta Banjarmasin Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah
apahabar.com

Kalsel

Kabut Asap di Martapura dan Banjarbaru Berangsur Normal
apahabar.com

Kalsel

Penutupan Pasar di Banjarmasin, Habib Banua: Salurkan Bansos Dulu
apahabar.com

Kalsel

Pemilu 2019; Ribuan Napi di Lapas Teluk Dalam Tidak Bisa Mencoblos, Ini Penyebabnya
apahabar.com

Kalsel

Nekat Nyeberang Saat Azan Jumat, Pemancing Ikan Asal Tapin Tenggelam di Lubang Eks Tambang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com