Bantah Ijazah Rahmad Masud Palsu, Rektor Untri Siap Lapor Balik Satu Warga Kalsel Tertular Corona B117, Pj Safrizal Imbau Perketat Prokes Varian Baru Corona B117 Sudah Masuk Kalsel, Banjarmasin Belum Ada Temuan Resmi, Kejari Tanbu Tetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Kursi Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta

Jokowi Tak Akan Balas Surat AHY Soal Kudeta

- Apahabar.com Kamis, 4 Februari 2021 - 15:23 WIB

Jokowi Tak Akan Balas Surat AHY Soal Kudeta

Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr via CNBCIndonesia

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima surat yang yang dikirimkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Namun, Pratikno memastikan, jika Presiden Jokowi tidak akan membalas surat soal isu kudeta kepemimpinan Partai Demokrat.

“Jadi kami sudah menerima surat itu. Kami rasa tidak perlu menjawab surat tersebut,” kata Pratikno di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (4/2).

Sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengatakan ada upaya dari sejumlah pihak yang ingin menggulingkan (kudeta) posisinya dari ketum partai.

AHY menyebut gerakan politik itu disebut mendapat dukungan pejabat pemerintahan Presiden Jokowi. Belakangan kader Demokrat menyebut sosok tersebut adalah Moeldoko.

AHY pun melayangkan surat ke Presiden Jokowi atas dugaan kudeta tersebut.

Namun, lanjut Pratikno, apa yang terjadi di Partai Demokrat sudah diatur dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai sehingga Presiden Jokowi tidak perlu membalas surat itu.

“Karena itu adalah perihal dinamika internal partai, itu perihal rumah tangga internal Partai Demokrat yang semua sudah diatur di AD/ART Partai Demokrat, itu saja,” ungkap Pratikno.

Pada Senin (3/2), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sudah menyatakan bahwa meski ia memang pernah bertemu dengan sejumlah kader dan bekas petinggi Demokrat namun ia tidak pernah berniat untuk melakukan kudeta di tubuh partai Demokrat.

“Saya ini orang luar, tidak punya hak apa-apa gitu loh, yang punya hak kan mereka di dalam. Apa urusannya? Tidak ada urusannya, ‘wong’ saya orang luar,” kata Moeldoko pada Senin (3/2).

Moeldoko mengaku juga menghormati pendiri partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI Soesilo Bambang Yudhoyono.

“Saya ini siapa sih? Saya ini apa? Biasa-biasa saja. Di Demokrat ada pak SBY, ada putranya mas AHY, apalagi kemarin dipilih secara aklamasi. Kenapa mesti takut ya? Kenapa mesti menanggapi seperti itu? Biasa-biasa saja begitu. Jadi dinamika dalam sebuah apa partai politik itu biasa,” ungkap Moeldoko.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Festival Aruh Film Kalimantan 2018 Berakhir, Sineas Banjarmasin dan Pontianak Berbagi Juara

Nasional

Misteri Perkataan Aminah, Istri yang Tewas Ditikam di Kandangan
apahabar.com

Nasional

Tsunami di Selat Sunda Fenomena Langka
apahabar.com

Nasional

Jokowi Resmi Lantik Laksdya Aan Kurnia Jadi Kepala Bakamla
apahabar.com

Nasional

Penerimaan CPNS 2019, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Cari 727 Orang
apahabar.com

Nasional

HUT Ke-75, Kapolri Beri Kejutan Panglima TNI
apahabar.com

Nasional

Banyak Hoaks yang Membuat Papua Memanas
apahabar.com

Nasional

Jokdri Diduga Terlibat Kasus Lain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com