Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa?

- Apahabar.com Kamis, 25 Februari 2021 - 11:21 WIB

Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa?

Kamsiah, seorang pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Bauntung lama Jalan Kemuning, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru. Foto: apahabar.com/Hasan

apahabar.com, BANJARBARU – Pemkot Banjarbaru akan akan segera menutup Pasar Bauntung lama, di Jalan Kemuning dan Lanan, Kelurahan Loktabat Utara.

Para pedagang akan direlokasi ke Pasar Bauntung baru di Jalan RO Ulin, Kelurahan Loktabat Selatan atau eks Stadion Haji Idak.

Saat ini sosialisasi terus dilakukan, hingga batas waktu terakhir penutupan pasar Bauntung lama, 28 Februari nanti.

“Kami akan menutup pasar lama ini di 28 Februari mendatang. Untuk para pedagang yang sudah memiliki tempat di pasar baru, sebaiknya segera pindah,” kata Plh Walikota Banjarbaru, Said Abdullah.

Said menegaskan, Jalan Kemuning dan Jalan Lanan di Pasar Bauntung lama harus bersih dari lapak PKL.

Pemkot Banjarbaru kata dia bakal mengembalikan fungsi seutuhnya sebagai jalan umum. “Jangan ada lagi yang berjualan di jalan umum,” pinta Said.

Di sisi lain, Said menyatakan kepada para pedagang di pasar lama yang memang benar memiliki Surat Hak Milik (SHM) agar melaporkan ke padanya atau Dinas Perdagangan.

“Bawa suratnya ke kantor, kami ingin lihat. Kita akan pertimbangkan jika memang benar SHM itu,” terang Said.

Sementara itu, pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Bauntung lama, Khamsiah mengaku tak memiliki tempat di pasar baru untuk berjualan. “Terus kami mau makan apa?,” tanya dia.

Di pasar baru itu, ujarnya lagi, tak ada tempat untuk para PKL berjualan. Bahkan, kata dia, aturannya pun sangat ketat.

“Di sana tak boleh bawa tempat minyak goreng (drum), sayur basah juga tak diperbolehkan, jadi gimana dong nasib PKL seperti kami,” tambahnya.

Ratusan pedagang Pasar Bauntung lama resmi ditutup pada 28 Februari nanti dan mereka disuruh pindah ke pasar yang baru diresmikan dengan anggaran hampir Rp200 miliar.

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Cegah Covid-19, Polresta Banjarmasin Punya Trik Jitu

Kalsel

Cegah Covid-19, Polresta Banjarmasin Punya Trik Jitu
apahabar.com

Kalsel

60 Panwascam Banjar Dilantik, Berikut Daftar Namanya
apahabar.com

Kalsel

Punya Slogan SDM2, Muhamad Pazri Mantap Maju Sebagai Ketua DPC Ikadin Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Balap Liar Marak di Perkantoran Pemprov Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Ruas Jalan Penghubung Tanbu – HSS Longsor

Kalsel

Stick Cone di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Dilepas, Apa Alasannya?
Forkopimda

Kalsel

Antisipasi Karhutla, Forkopimda Tanbu Ikuti Pidato Arahan Presiden Jokowi
Kebakaran

Kalsel

Handil Babirik Tala Membara, Penghuni Rumah Luka Bakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com