Hari Perempuan Sedunia, Masyithah Resmi Guru Besar UIN Antasari Banjarmasin Adaro-PAMA Cerai, Bupati Tabalong Turun Tangan Positif Covid-19, Mantan Wagub Kalsel Belum Divaksinasi Bos Adaro Mangkir Rapat, Anggota DPRD Kalsel Mencak-Mencak di Tabalong Merasa Dipermainkan, Puluhan Penyapu Jalan di Banjarmasin Kembali Geruduk Balai Kota 

Kementerian ESDM Ungkap 8 Strategi Pengelolaan Tambang Minerba

- Apahabar.com Kamis, 11 Februari 2021 - 21:39 WIB

Kementerian ESDM Ungkap 8 Strategi Pengelolaan Tambang Minerba

Kegiatan di lokasi pertambangan. Dokumentasi Humas Kementerian ESDM. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap delapan strategi kebijakan dalam mengelola wilayah pertambangan di Indonesia.

Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Ditjen Minerba Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengatakan 8 strategi khusus ini diharapkan sebagai jawaban dalam menjamin pengelolaan sumber daya mineral dan batubara secara adil, transparan, dan akuntabel serta berkelanjutan.

Selain itu, juga menjamin prinsip-prinsip konservasi dalam upaya pemanfaatan minerba dan menjamin kepastian hukum dan berusaha.

Ia merinci strategi pertama adalah iklim investasi yang kondusif sesuai dengan karakteristik unik pertambangan demi menjaga keberlangsungan usaha.

Strategi kedua, kaidah pertambangan yang baik. Ketiga, pertumbuhan dan perkembangan ekonomi lokal dan nasional. Keempat, penggunaan dan pengembangan tenaga kerja dan produk dalam negeri.

Selanjutnya, strategi kelima adalah adanya pemenuhan kebutuhan dalam negeri yang terdiri dari pemasaran dan/atau penjualan serta pengendalian produksi.

Keenam, peningkatan nilai tambah melalui pengembangan industri nasional yang terintegrasi dan berdaya saing tinggi.

Ketujuh, penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Strategi terakhir adalah dukungan terhadap pengembangan industri daur ulang.

Menurut Wafid, pentingnya peranan pertambangan dalam memberikan manfaat nyata terhadap perekonomian masyarakat dan pembangunan nasional secara berkelanjutan harus dibarengi dengan pengelolaan berasaskan kaidah-kaidah pertambangan yang baik.

“Kebijakan minerba Indonesia kita gambarkan sebagai satu bentuk rumah dengan baseline dari kebijakan yang kita atur ini adalah neraca sumber daya dan cadangan minerba yang kita punya. Tentu saja, pondasi yang memperkuat rumah ini adalah UUD 1945 Pasal 33 ayat 3,” katanya.

Lebih lanjut, Wafid menjelaskan rencana pengelolaan minerba nasional selalu mempertimbangkan daya dukung sumber daya manusia dan lingkungan yakni menurut data dan informasi geospasial dan tematik; pelestarian lingkungan hidup; rencana tata ruang wilayah atau zonasi; perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; prioritas pemberian komoditas tambang; jumlah dan luas wilayah pertambangan; hingga ketersediaan sarana dan prasarana.

Perkembangan industri pertambangan dewasa ini, tambahnya, membutuhkan strategi khusus bagi pemerintah dalam mengimplementasikan pengelolaan pertambangan mineral dan batubara agar bisa beradaptasi sesuai perkembangan zaman.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

DLH Siapkan 500 Personel Saat Reuni 212
Nekat Mudik, Denda Rp 100 Juta Menanti

Nasional

Nekat Mudik, Denda Rp 100 Juta Menanti
Densus 88

Nasional

Densus 88 Temukan Sasana Bela Diri Pelatihan JI di Ungaran
apahabar.com

Nasional

Kerumunan Petamburan dan Tebet, 80 orang positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jaket Wajah Jokowi, Simak Cerita Pembuatnya
apahabar,com

Nasional

Pemerintah Tunggu Sponsor Proyek Satelit Satria
apahabar.com

Nasional

475 Napi di Jabar Dapat Remisi Natal, 7 Orang Bebas
apahabar.com

Nasional

Mardani: Apkasi Dukung Program Rekrutmen PPPK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com