Teritip Geger! Pekebun Tewas Tergantung di Kamar Mandi Majikan Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen! Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya

Ketua Komnas Haji dan Umrah: Biaya Umrah Sulit Turun

- Apahabar.com Rabu, 17 Februari 2021 - 18:17 WIB

Ketua Komnas Haji dan Umrah: Biaya Umrah Sulit Turun

Ilustrasi umrah di masa pandemi Covid-19. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Selama Covid-19 masih mewabah, biaya umrah diperkirakan sulit mengalami penurunan.

Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj mengatakan, biaya umrah kemungkinan akan sulit turun kembali, jika Covid-19 masih mewabah. Hal ini akan terasa bagi para jemaah.

“Kalau masih ditutup sampai Ramadhan, pukulan ini akan terasa pada PPIU dan jemaah umrah,” kata dia seperti dilansir Irham.id, Rabu (17/2).

Terhitung pada Rabu (3/2) Arab Saudi kembali menutup akses masuk bagi 20 negara termasuk Indonesia, tanpa terkecuali jemaah Umrah. Sebelumnya umrah dibuka kembali pada 1 November 2020.

Mustolih menyebut, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan masyarakat perlu terus diedukasi, karena aturan perihal ibadah umrah yang dapat terus mengalami perubahan selama pandemi Covid-19.

“Dulu peraturan umrah bisa berubah lima tahun sekali, hikmahnya PPIU dan jemaah perlu diedukasi bahwa peraturan ke depan akan dinamis. Misalnya Arab Saudi baru membuka, tutup lagi. Kemudian protokol kesehatan yang ketat di domestik dan negara tujuan,” kata Mustolih.

Dia mengungkapkan, umrah saat ini merupakan pengalaman baru bagi Kementerian Agama, PPIU, dan jamaah. Untuk itu dibutuhkan banyak adaptasi dalam hal-hal baru.

Sebelumnya, selama pengalaman dalam beberapa tahun terakhir, Mustolih mengatakan, dia bisa berjalan-jalan ke beberapa lokasi saat sedang umroh. Sedangkan saat ini, jemaah dibatasi, bahkan saat menjalankan umrah juga tidak bisa berlama-lama. Untuk itu, Indonesia harus dapat menyesuaikan diri dari peraturan Saudi.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Jelang Haul, PDAM Intan Banjar akan Pasang Keran di Ratusan Titik
apahabar.com

Habar

Cerita KH. Herman Hasyim, Sulitnya Nyantri di Zaman Penjajahan
Jelang Haul Guru Sekumpul ke 15, Satlantas Banjar Rutin Gelar Razia

Habar

Jelang Haul Guru Sekumpul ke 15, Satlantas Banjar Rutin Gelar Razia
apahabar.com

Hikmah

Tobat Seorang Pemuda, Allah Mengubah Araknya Jadi Cuka
apahabar.com

Habar

Ketua IDI Banjarmasin: Hindari Makanan dan Minuman Ini Ketika Sahur
apahabar.com

Habar

Syekh Sudais: Insyaallah, Masjidil Haram Segera Dibuka

Habar

Video Viral; 8 Tahun Dimakamkan, Jenazah Cucu Pendiri NU Ini Masih Utuh
apahabar.com

Hikmah

Disidang karena Perluas Masjid Nabawi, Sayidina Umar Tunjukkan Bagaimana Jadi Pemimpin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com