Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen! Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya Ketika Presiden Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing

Kisah Guru Honorer Dayak Kotabaru yang Nyambi Jualan Kue Gegara Pandemi

- Apahabar.com Minggu, 14 Februari 2021 - 17:22 WIB

Kisah Guru Honorer Dayak Kotabaru yang Nyambi Jualan Kue Gegara Pandemi

Alimudin, guru honorer asal Desa Bangkalaan Dayak Kelumpang Hulu terpaksa nyambi jualan kue dan makanan untuk mendapatkan uang di tengah pandemi. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Salah satu guru honorer asal Desa Bangkalaan Dayak Kotabaru terpaksa nyambi jualan kue, dan makanan untuk mendapatkan uang di tengah pandemi.

Alimudin sudah belasan tahun menjadi guru honor di SD Bangkalaan Melayu. Kini ia mencoba mencari peruntungan dengan membuka usaha jualan kue dan makanan.

Itu dilakukan, lantaran selama pandemi, pemerintah mengeluarkan kebijakan pembelajaran sekolah hanya bisa dilakukan via daring.

Nama kue dan makanan olahannya juga terbilang unik. Di antaranya, O’Pidangkil, Dorayaki, Lukumades (donat Yunani) ada juga masakan seperti Siomay, Cilok, Dimsum, juga Tapai Ketan.

Ragam kue kering, dan makanan itu asli olahan Alimudin. Ia dibantu seorang rekannya, lalu dititipkan ke warung-warung, dan dipasarkan secara online.

Alimudin mengaku memberanikan diri nyambi jualan karena tuntutan ekonomi. Terlebih, akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan.

“Tentu, suasana pandemi ini bikin susah kami guru honor. Mau tidak mau, kami harus pintar memutar otak supaya dapat uang. Makanya sudah lebih sebulan ini jualan kue,” ujar Alimudin, kepada apahabar.com, Minggu (14/2) sore.

Alimudin, pria berusia 36 tahun ini bilang, kue olahannya dipasarkan ke Desa Bangkalaan Dayak, Karang Liwar, Bangkalaan Melayu, Serongga, hingga Batulicin-Tanah Bumbu.

Selama jualan, kue dan makanan ramai dipesan para kalangan remaja, atau muda-muda via online.

“Intinya, kami bersyukur, usaha ini mulai ramai pelanggan. Akan tetapi, kami sekarang terkendala modal. Semoga saja, ada bantuan dari pemerintah untuk tambahan modal,” harapnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Waspada Jalan Licin! Bonceng Perempuan Hamil, Pengendara R2 Nyungsep ke Sungai Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Laksanakan Salat Ied, Warga Harapkan Daerah Bersih dari Virus
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Jemaah Haji Asal Tapin Wafat Saat Menuju Tanah Air
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu, Positif Bertambah
apahabar.com

Kalsel

6 Tenaga Medis RSUD Kotabaru Positif Covid-19, Pelayanan Klinik Ditutup Sementara!
apahabar.com

Kalsel

BAGUNA Kalsel Terima Sejumlah Bantuan Alat Operasional dari DPP PDI Perjuangan
apahabar.com

Kalsel

Lindungi Warga dari Covid-19, PD AMPG Banjarmasin Bagikan 5000 Masker
apahabar.com

Kalsel

Ciptakan Pemilukada Aman dan Damai, KAMMI Banjarmasin Punya Trik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com