Bantah Ijazah Rahmad Masud Palsu, Rektor Untri Siap Lapor Balik Satu Warga Kalsel Tertular Corona B117, Pj Safrizal Imbau Perketat Prokes Varian Baru Corona B117 Sudah Masuk Kalsel, Banjarmasin Belum Ada Temuan Resmi, Kejari Tanbu Tetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Kursi Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta

Komisi 3 DPRD Tala Bahas Pembenahan Infrastruktur Pascabanjir

- Apahabar.com Senin, 8 Februari 2021 - 16:59 WIB

Komisi 3 DPRD Tala Bahas Pembenahan Infrastruktur Pascabanjir

Komisi 3 DPRD Tala menggelar rapat kerja dengan SKPD terkait memnahas perbaikan Infrastruktur jalan dan jembatan pascabanjir, Senin, (8/2). Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Saat rapat kerja dengan SKPD terkait, Senin (8/2), Komisi 3 DPRD Tala mengiring pembahasan pembenahan infrastruktur pascabanjir.

Ketua Komisi 3 DPRD Tanah Laut, H Arkani mengatakan, rapat kerja ini untuk memastikan pembangunan infrastruktur pascabanjir jadi prioritas, termasuk estimasi biaya.

Bencana banjir dan longsor membuat banyak infrastruktur yang rusak. Karenanya ini harus menjadi prioritas dalam perencanaan. “Makanya rapat kerja dengan dinas terkait ini sangat penting dilaksanakan,” katanya dalam rapat kerja yang dihadiri Bappeda, DPRKPLH dan Dinas PUPRP Tala.

Pascabanjir Tala, sejumlah infrastruktur rusak. Untuk bidang bina marga, ada 220 ruas jalan sepanjang 725 kilometer yang perlu direhab dengan anggaran Rp 612 miliar, dan perbaikan 20 jembatan dengan estimasi biaya Rp 70 miliar.

Sedangkan untuk bidang sumber daya alam (SDA) memerlukan dana Rp 22,5 miliar
“Termasuk embung irigasi, embung waduk dan lain-lain,” sebut Arkani.

Sementara untuk Cipta Karya yang tidak kalah penting yang harus dilakukan pembuatan MCK, di pengungsian gunung longsor Desa Tungkaran Buah Kecamatan Pelaihari.

“Rapat ini juga memastikan design rencana pembangunan RTH pasar lawas yang akan dibangun tahun ini. Apalagi sudah dianggarkan Rp 2,8 miliar,” katanya.

Terkait perencanaan grand design penataan kota maka rencana revisi APBD 2021 maka fokus pada prioritas pembangunan infrastruktur pascabencana.

Untuk merealisasikan itu biaya rehab dan pembangunan infrastruktur tidak bisa mengandalkan dana APBD. Makanya dana pusat juga diharapkan mengalir ke Tala. “Tentunya bantuan pusat itu bisa terealisasi asalkan data-data akurat dan valid,” tandasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cegah ISPA, Dinkes Kalsel akan Bagikan 10 Ribu Masker
apahabar.com

Kalsel

Tahap Empat, Kalsel Kembali Terima Ribuan APD dari Kemenkes
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul Ke-14, Polda Kalsel Gelar Pasukan
Kusambi

Kalsel

Sepekan Sudah Warga di Bantaran Sungai Kusambi Batulicin Waspada Air Kiriman dari Hulu
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru, 329 Terpapar
apahabar.com

Kalsel

Tuntut Upah Minimum dan Kenaikan UMP di Kalsel, PBB: Jangan ‘Kambing Hitamkan’ Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Dikunjungi Anggota DPR RI, Wabup Banjar Minta Infrastruktur di Sekumpul Diperhatikan
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Alumni SMPN 1 Martapura Berikrar Menangkan Paslon 01 Pilkada Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com